43 Warga Terdampak Kebakaran Kontrakan di Cakung

Kamis 04 Des 2025, 15:45 WIB
Lurah Cakung Timur, Tribudi saat saat meninjau langsung lokasi kebakaran pada Kamis, 4 Desember 2025. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Lurah Cakung Timur, Tribudi saat saat meninjau langsung lokasi kebakaran pada Kamis, 4 Desember 2025. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID – Kebakaran hebat melanda deretan rumah kontrakan di Jalan Kayu Tinggi, RT 008 RW 005, Kelurahan Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, Rabu, 3 Desember 2025 malam.

Lurah Cakung Timur, Tribudi, mengatakan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu menghanguskan sepuluh bangunan. Api cepat membesar karena struktur bangunan sebagian besar berupa material semi permanen.

"Kebakaran hari ini terjadi pada malam Kamis, tepatnya pukul 20.00. Kejadian ini berdampak pada sepuluh bangunan semi-permanen. Saat ini, penanganan-penanganan telah kami lakukan," ujar Tribudi saat meninjau lokasi, Kamis, 4 Desember 2025.

Ia menjelaskan koordinasi cepat dengan petugas pemadam kebakaran Kecamatan Cakung berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain.

"(Alhamdulillah berkat) berkoordinasi dengan unsur-unsur seperti Damkar Kecamatan, alhamdulillah tidak merembet ke bangunan-bangunan yang lain," ucapnya.

Baca Juga: 10 Rumah Kontrakan di Cakung Ludes Terbakar, Warga Panik Selamatkan Barang Berharga

Tribudi menjelaskan kontrakan tersebut berdiri di atas lahan milik swasta. Warga yang tinggal di sana merupakan penggarap yang telah menempati lahan bertahun-tahun tanpa hak kepemilikan.

"Memang lokasi tersebut adalah lokasi lahan milik PT atau swasta. Mereka menempati di sini memang sudah mungkin sudah berizin tahun-tahunan," kata Tribudi.

"Mereka hanya menempati, tapi tidak memiliki. Memang semi-permanen inilah yang mungkin membuat percepatan api itu menjalar," sambungnya.

Terkait penyebab kebakaran, Tribudi menyebut informasi awal mengarah pada korsleting listrik. Namun, kepastian masih menunggu hasil penyelidikan polisi.

"Dan ini kejadiannya, informasinya, memang terkait dengan korsleting, tapi kita belum belum tahu lagi lebih jauhnya dari pihak kepolisian yang saat ini sedang menginvestigasi," katanya.

Sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 43 jiwa terdampak kebakaran, termasuk balita dan anak-anak.

"Warga terdampak itu kurang lebih 10 keluarga, 43 jiwa. Yang memang saat ini ada yang pindah ke sanak saudara, mereka sementara ke sanak saudara, ada yang mencari kontrakan sendiri," ujar Tribudi.

Ia mengatakan bantuan darurat berupa kebutuhan makan sudah mulai disalurkan.

Baca Juga: Kontrakan di Cakung Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta

"Kalau untuk bantuan makan, kita alhamdulillah, respon daripada instansi terkait cepat, insya Allah," ucapnya.

Kelurahan juga akan melakukan pendataan ulang terhadap para penggarap.

"Ya, untuk ke depan, karena memang ini mereka adalah semacam penggarap, ya, penggarap. Kami juga paling nanti mungkin kami akan data dulu," katanya.

Tribudi menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait kelanjutan izin tinggal warga.

"Dan selebihnya juga kami akan berkoordinasi dengan pihak swasta terkait dengan lahan tersebut, apakah nanti diberikan izin kembali mereka untuk membangun atau tidak, itu nanti kewenangan daripada pihak swasta," ujarnya.

Ketua RT 08 RW 005, Amin, menyebut sepuluh KK kini mengungsi ke masjid sekitar lokasi kejadian.

"Ada 10 KK, terdiri dari balita, anak-anak, dari orang tua, anak. Saat itu kita sementara ungsikan ke Masjid Al-Muhibbin RT 8 RW 005," kata Amin. (cr-4)


Berita Terkait


News Update