JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengapresiasi pelaksanaan penahbisan 14 pendeta Huria Kristen Indonesia (HKI) se-Indonesia di HKI Cawang Cililitan.
"Selamat dan apresiasi kepada para pendeta yang baru ditahbiskan," kata Wali Kota Jakarta Timur dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur, Eliazer Hutapea dalam sambutannya di HKI Cawang Cililitan, Minggu, 30 November 2025.
Menurutnya, penahbisan ini bukanlah sekedar ibadah seremonial melainkan pernyataan iman dan panggilan hidup untuk menggembalakan Tuhan dengan kesetiaan, kerendahan hati, dan keberanian.
Ia berpesan agar penahbisan ini adalah panggilan pelayanan yang kudus. Menjadi pendeta berarti menempatkan diri sebagai pelayan Kristus dan hamba bagi jemaat. Ia pun berharap agar para pendeta yang baru ditahbiskan setia kepada ajaran Tuhan.
"Menjaga integritas, melayani dengan kasih dan hikmat dalam menjawab tantangan yang akan datang," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Lurah Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sukarya juga memberikan applause atas pelaksanaan penahbisan karena berjalan dengan lancar.
"Luar biasa. Maka applause bangat, saya apresiasi. Karena ga mudah ya mengadakan kegiatan akbar seperti ini. Pendeta seluruh Indonesia loh, hari ini di sini dilantik, bukan se-DKI loh," ujarnya kepada POSKOTA usai acara.
Baca Juga: Gereja Kristen Indonesia Gelar Sunatan Massal Gratis di Depok, Diikuti Puluhan Anak
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari kerukunan beragama khususnya di RW 8, Kelurahan Cililitan sangat harmonis dan kondusif.
"Selama saya tiga tahun jadi Lurah Cililitan, harmonisasi antar umat beragama selalu terjaga, dan toleransi beragamanya sangat terjaga dan luar biasa," katanya.
Diketahui, Ephorus HKI Pendeta Firman Sibarani, menahbiskan 14 orang Pendeta HKI se-Indonesia di Gereja HKI Cawang Cililitan.
Mereka yang ditahbiskan adalah Benarissa Christivany Panjaitan, Fran Anugrah Siregar, Rameda Hutagalung, Horas Yunus Patar Nainggolan, Sabriel Rimbun Delpiero Panjaitan, dan David Christian Situmorang.
Kemudian Andi Boyris Sirait, Salomo Bonar Julius Matondang, Rico Reynaldo Nababan, Dony Faisal Panggabean, Cindi Lawrencia Hutasoit, Ikhsan Bastian Ginting, Windy Margaretha Pasaribu, dan Hajri Marangkup Imam Tampubolon.
Menurut Ephorus HKI, Gereja HKI Cawang Cililitan dipilih jadi tempat penahbisan para pendeta tahun ini karena dinilai sangat strategis, baik SDM maupun sarana dan prasarana yang mendukung.
Ia berharap para pendeta muda yang baru ditahbiskan siap melayani dengan ilmu yang diterima di sekolah theologia serta pembekalan khusus dari kantor pusat.
"Bahwa engkau dilantik sekarang disematkan padamu sebagai raja kedamaian. Dirimu menjadi pusat damai bagi dunia ini," harapnya kepada para pendeta yang baru ditahbiskan.
Sementara itu, Ketua Umum PGI, Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty mengatakan bahwa setiap penahbisan pendeta itu buktinya Allah bekerja lewat gerejanya sehingga kaderisasi terus berlangsung.
"Saya berharap di HKI, teman pendeta muda bisa mengemban apa yang menjadi visi-misi gereja dalam penata layanannya," katanya kepada POSKOTA.
Efendi Lod Simanjuntak, salah satu jemaat HKI Cawang Cililitan mengaku bangga dan menyambut baik penahbisan tersebut.
"Suatu kehormatan buat kami ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan penahbisan ini," katanya.
Ia berharap, para pendeta ini kelak menjadi contoh dan pembawa damai sejahtera.
"Nanti mereka menjadi pemimpin di jemaat, tentunya jemaat berharap spiritualnya juga berkembang, pun keharmonisan di gereja makin erat," ujarnya.
