Kebiasaan Ini Bisa Bikin WhatsApp Kamu Disadap, Hindari Sekarang Juga

Jumat 28 Nov 2025, 18:48 WIB
Ilustrasi WhatsApp disadap. (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi WhatsApp disadap. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID – Kasus penyadapan dan pengambilalihan akun WhatsApp semakin sering terjadi, dan sebagian besar berawal dari kebiasaan sederhana yang tanpa disadari justru membuka celah bagi pelaku.

Mulai dari membagikan kode OTP, mengklik tautan sembarangan, hingga memakai aplikasi tidak resmi, semua tindakan kecil ini dapat membuat akun kamu diretas hanya dalam hitungan menit.

Karena WhatsApp menyimpan banyak percakapan penting dan data pribadi, menjaga keamanannya bukan lagi pilihan, tetapi keharusan.

Berikut sejumlah kebiasaan yang wajib kamu hindari agar akun WhatsApp tetap aman dari penyadapan.

Baca Juga: Sarwendah Jawab Ruben Onsu Soal Susah Ketemu Anak: 'Gampang, WhatsApp Aja!'

1. Membagikan Kode OTP ke Sembarang Orang

Kode OTP (one-time password) adalah kunci sementara untuk verifikasi akun.

Jika kamu memberikannya ke orang lain, walau yang mengaku staf dukungan, mereka bisa masuk dan mengambil alih akun WhatsApp kamu.

Jangan pernah memberitahukan kode OTP kepada siapa pun. Tim resmi tidak akan meminta OTP lewat chat atau telepon.

Baca Juga: Cara Cek WhatsApp Disadap dan Langkah Mencegah Penyadapan

2. Memberikan Data Pribadi ke Orang Tak Dikenal

Informasi seperti nomor HP, tanggal lahir, NIK, alamat email, atau jawaban atas pertanyaan keamanan bisa dipakai pelaku untuk rekayasa sosial (social engineering) dan reset akun.

Verifikasi identitas orang/organisasi yang meminta data. Berikan data sensitif hanya pada layanan resmi dan lewat kanal aman.

Baca Juga: Cara Otomatis Blokir Nomor Asing di WhatsApp, Bebas dari Chat Spam dan Penipuan

3. Mengklik Link Sembarangan

Link phishing bisa mengarahkanmu ke situs palsu yang meniru WhatsApp atau bank untuk mencuri kredensial atau mendorongmu memasukkan kode OTP. Sekali terjebak, akun mudah diretas.

Jangan klik link dari pengirim tidak dikenal. Periksa domain, gunakan bookmark untuk situs penting, dan jangan masukkan data pribadi di halaman yang mencurigakan.

4. Menginstal WhatsApp MOD atau Aplikasi Pihak Ketiga Tidak Resmi

Versi modifikasi (WhatsApp MOD) atau APK dari sumber tak terpercaya sering memasukkan kode berbahaya atau mengabaikan enkripsi resmi.

Memberi akses ke aplikasi pihak ketiga juga bisa membuka celah data.

Pasang WhatsApp hanya dari Google Play Store atau App Store resmi. Batasi dan cek izin aplikasi pihak ketiga, dan cabut akses yang mencurigakan lewat pengaturan.

Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp Bisa Kosongkan Memori Tanpa Hapus Chat, jadi Lebih Praktis!

5. Tidak Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah / PIN dan Tidak Mengunci Ponsel

Tanpa PIN/verifikasi dua langkah, orang yang punya akses sementara ke nomor atau perangkatmu lebih mudah memindahkan akun. Ponsel tanpa kunci layar memudahkan orang lain mengakses aplikasi WhatsApp.

Aktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah (PIN) di WhatsApp (Settings > Account > Two-step verification). Selalu kunci layar ponsel (PIN/biometrik) dan aktifkan sidik jari/Face ID bila tersedia.

Demikian informasi mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar akun WhatsApp aman.


Berita Terkait


News Update