Prosesor ini memberikan tenaga besar untuk tugas berat seperti editing video 4K hingga pemrosesan AI di dalam perangkat.
Baterai Raksasa dan Layar Gaming Berkecepatan Tinggi
Ponsel ini dibekali baterai super besar 7.300 mAh kapasitas tertinggi di antara lini premium Apple, Google, dan Samsung.
Pengujian awal menunjukkan daya tahannya bisa mencapai dua hari pada penggunaan normal. Tersedia fast charging 80W lewat kabel dan 50W secara nirkabel, meski performa maksimal membutuhkan aksesori resmi.
Untuk kebutuhan gaming, OnePlus 15 membawa layar 6,78 inci dengan refresh rate 165 Hz yang diklaim mampu menjalankan berbagai judul gim pada frame rate tertinggi tersebut.
Sistem pendingin vapor chamber juga disertakan agar perangkat tetap dingin saat bermain dalam sesi panjang.
Baca Juga: 5 Keunggulan iPhone 17 Air yang Wajib Kamu Ketahui
Desain Baru dan Kamera Triple 50MP
OnePlus membuat perubahan desain besar dengan melepas slider notifikasi legendarisnya dan menggantinya dengan tombol serbaguna yang dapat diprogram.
Keputusan ini diprediksi memicu perdebatan di kalangan penggemar setia.
Kolaborasi dengan Hasselblad juga dihentikan. Kini, OnePlus mengandalkan teknologi internal DetailMax Engine.
Tiga kamera belakang beresolusi 50MP dan kamera depan 32MP menghasilkan foto tajam di kondisi cahaya baik, namun performa low-light masih kalah dari Google Pixel 10 Pro.
Ponsel Serbaguna dengan IR Blaster dan AI Gemini
Fitur IR blaster tetap hadir, memungkinkan pengguna menjadikan ponsel sebagai remote universal untuk TV, perangkat audio, hingga dekoder kabel fitur yang semakin jarang ditemui di ponsel premium saat ini.
Baca Juga: Harga iPhone 15 Turun Jadi Rp14 Juta, Apakah Masih Layak Dibeli?
