JAKARTA, POSKOTA. CO. ID - Tumpukan sampah yang hampir menggunung di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dikeluhkan warga. Selain kerap menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan sekitar, juga tak enak dipandang.
Pantauan Poskota di lokasi, tumpukan sampah itu, memiliki tinggi sekitar empat meter yang hampir menyentuh jalan layang tol tersebut.
Penumpukan yang telah terjadi hampir satu tahun itu, disebut diakibatkan oleh keterbatasan armada dan penutupan sementara lokasi pembuangan sementara (TPS) di Danau Cincin, Papanggo.
Sutrisno, 58 tahun, warga sekaligus relawan penanganan sampah mengungkapkan, bahwa kondisi menumpuknya sampah bukanlah hal baru.
“Kalau menumpuk sebenarnya udah lama, udah satu tahun kali lah,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi, Selasa, 11 November 2025.
Menurut dia, sejak awal tahun ini, volume sampah semakin tidak terkendali akibat berbagai kendala teknis.
Baca Juga: Pendemo Kirim Sampah ke Kantor Bupati Pandeglang, Tolak Kerja Sama Penampungan dengan Kota Tangsel
"Kadang-kadang mobil (pengangkut) ada yang rusak, terus di tempat pembuangannya kadang-kadang macet. Mereka dari pagi sampai pagi lagi kadang baru selesai," ucap Sutrisno.
Sutrisno menyebut, idealnya ada tujuh armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang beroperasi setiap hari untuk mengangkut sampah di wilayah itu.
Namun, karena satu unit sering tidak beroperasi, hanya enam truk yang aktif setiap harinya.

"Sebenarnya di sini jatah mobil tujuh buat ngangkut sampah. Tapi karena satu libur, jadi enam lah yang jalan tiap hari. Kalau enam mobil itu jalan semua, tuntas, enggak ada sampah yang menumpuk," ungkap Sutrisno.
