Sementara itu, tiga perusahaan afiliasi PT MMS, yakni PT LPMS, PT LPMT, dan PT SUNN sedang diperiksa atas dugaan ketidaksesuaian nilai transaksi dan kepatuhan perpajakan.
"Praktik serupa diduga telah berlangsung sejak 2021 dengan modus pelaporan ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME)," tutur dia.
Menurutnya, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) telah menerbitkan tagihan kurang bayar Pungutan Ekspor sebesar Rp605 miliar untuk periode 2024-2025. Volume ekspor Fatty Matter meningkat tajam dari 19.383 ton pada 2022 menjadi 73.287 ton pada 2025.
“Polri berkomitmen memperkuat integritas fiskal nasional dengan mendorong transparansi rantai ekspor-impor, menutup celah kebocoran penerimaan negara, dan mempersempit ruang gerak praktik ekonomi bayangan,” tutur dia.
