WhatsApp Disadap Tanpa Sadar? Ini Cara Efektif Antisipasinya

Senin 27 Okt 2025, 19:15 WIB
Ilustrasi WhatsApp disadap. (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi WhatsApp disadap. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - WhatsApp masih menjadi aplikasi pesan instan paling populer di Indonesia. Hampir semua aktivitas komunikasi, mulai dari percakapan pribadi hingga urusan bisnis, dilakukan melalui platform milik Meta ini.

Namun, di tengah meningkatnya isu keamanan digital, muncul kekhawatiran bahwa WhatsApp bisa disadap oleh pihak ketiga.

Apakah benar chat, panggilan, atau video call di WhatsApp bisa dibobol dan diawasi? Simak penjelasan lengkap berikut agar Anda bisa lebih tenang dan tahu cara melindungi akun dari penyadapan.

WhatsApp Sudah Menggunakan Enkripsi End-to-End

Sejak tahun 2016, WhatsApp menerapkan teknologi end-to-end encryption (E2EE) pada semua pesan, panggilan, dan media yang dikirim pengguna.

Baca Juga: Awas! Aplikasi Ini Bisa Sadap Akun WhatsApp Anda

Teknologi ini memastikan bahwa pesan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima, tanpa bisa diakses oleh siapa pun, termasuk pihak WhatsApp sendiri.

Dalam keterangan resminya, WhatsApp menegaskan bahwa isi pesan, foto, video, hingga status yang terenkripsi tidak dapat dilihat oleh pihak luar.

Artinya, secara sistem, komunikasi Anda di WhatsApp tergolong sangat aman. Namun, apakah artinya WhatsApp benar-benar tidak bisa disadap sama sekali?

Benarkah WhatsApp Bisa Disadap?

Secara teknis, menyadap langsung komunikasi WhatsApp hampir mustahil karena proteksi enkripsi yang kuat. Tetapi, celah keamanan justru sering muncul dari sisi pengguna dan perangkat.

Baca Juga: Chat WhatsApp Terbuka Otomatis Tanpa Kamu Baca? Bisa Jadi Kamu Sedang Disadap, Lakukan Ini Segera

Berikut beberapa faktor yang bisa dimanfaatkan pelaku penyadapan, antara lain:

  • Metadata masih terlihat: meski isi pesan aman, data seperti waktu komunikasi dan kontak tetap tercatat.
  • Spyware dan malware: program jahat seperti Pegasus mampu mencuri isi percakapan langsung dari ponsel.
  • Backup tidak terenkripsi: jika cadangan pesan di Google Drive atau iCloud belum menggunakan enkripsi end-to-end, data bisa bocor.
  • Risiko WhatsApp Web: banyak kasus penyadapan terjadi karena pengguna lupa logout dari perangkat lain.
  • Rekayasa sosial (social engineering): pelaku sering berpura-pura menjadi pihak resmi dan meminta kode OTP.

Berita Terkait


News Update