Demo hari ini berfokus pada '17+8 Tuntutan Rakyat', yang telah dipersiapkan BEM UI sebagai landasan aksi.
Tujuannya adalah menekan pemerintah agar merespons tuntutan masyarakat yang telah lama tersampaikan.
BEM UI menegaskan, gelombang protes yang terjadi sejak 25 Agustus 2025 muncul sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang menghimpit, kenaikan biaya hidup, gelombang PHK, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai tidak menjawab keresahan masyarakat.
Selain itu, perilaku dan pernyataan elit politik dinilai tidak tanggap terhadap kondisi rakyat.
Berbagai tuntutan, mulai dari 17+8 Tuntutan Rakyat, tuntutan Aliansi Akademisi Indonesia, hingga tuntutan Dekan Fakultas Hukum PTN se-Indonesia, disebut BEM UI belum sepenuhnya direspons pemerintah.
“Cukup sudah rakyat dipermainkan dengan janji lima tahunan, kini saatnya kita yang menagih!” tulis seruan resmi BEM UI.
