POSKOTA.CO.ID - Tragedi memilukan menimpa Fotografer Humas DPRD Kota Makassar, Muh Akbar Basri alias Abay (26), pada Jumat malam, 29 Agustus 2025.
Abay menjadi salah satu korban tewas akibat pembakaran Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.
Kisahnya sendiri viral di media sosial, terutama setelah chat dan voice note terakhir yang dikirim Abay sebar sebelum tewas di tengah kobaran api.
Ia ditemukan meninggal di lantai 3 Gedung DPRD Makassar, tepat di tengah kobaran api yang membumbung tinggi.
Seperti informasi yang beredar, Abay sempat sibuk membantu rekannya mengevakuasi diri, hingga melupakan keselamatannya sendiri.
Tragisnya, Abay harus tewas bersama dengan staf perempuan DPRD Makassar, Sarinawati (26), Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah Makassar, Syaiful Anwar dan anggota Satpol PP, Budi.
Lantas, siapakah Muh Akbar Basri alias Abay yang tewas di Gedung DPRD Makassar akibat kerusuhan massa?
Siapa Abay?
Dari akun Instagram pribadinya @abayyyyyy.id, terlihat bahwa ia memiliki pribadi sederhana, dan rajin, sehingga disenangi banyak orang.
Kedekatannya juga dirasakan oleh Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2024-2029, Andi Rachmatika Dewi Iqbal alias Cicu.
Dalam postingan terakhirnya di Instagram, Abay terlihat mendampingi politisi partai NasDem itu saat kunjungan dapil.
Cicu mengungkapkan, kesedihannya atas kepergian Abay dan menceritakan awal perkenalannya dengan korban yang tidak dilakukan secara langsung.
Abay juga pernah bergabung dalam tim pemenangan Cicu saat kampanye 2024, dan hingga akhir hayatnya, ia tetap setia mendampingi Cicu di berbagai agenda.
“Abay adekuu, saya bersaksi beliau orang baik. Kenal Abay tahun 2023, pegawai di DPRD kota, tidak secara langsung berinteraksi dengan saya di DPRD Sulsel, tapi sejak 2023 dia banyak membantu saya di media sosial dan menjadi bagian tim pemenangan saya di pemilu 2024. Di setiap waktu lowongnya, dia selalu mendampingi beberapa agenda saya. Bahkan terakhir sebelum meninggal, sore hari Abay masih ikut kegiatan saya di dapil sebelum kembali ke DPRD kota menjalankan tugasnya sebagai humas di kegiatan paripurna. Bay sedihku de, surga tempatmu. Allohummaghfirli warhamhu, wa’afihi wa’fu 'anhu,” tulis Cicu.