Sementara itu, laga Persita Tangerang vs Semen Padang juga mengalami perubahan lokasi. Semula dijadwalkan di Indomilk Arena, Tangerang, pertandingan akhirnya dipindahkan ke BIS, Serang, untuk alasan keamanan.
Kehadiran Mauricio Souza dengan pernyataan empatinya mencerminkan bahwa olahraga tidak bisa dipisahkan dari realitas sosial masyarakat.
Sepak bola, sebagai olahraga yang digemari jutaan orang di Indonesia, juga merasakan langsung dampak instabilitas sosial. Seruan Souza agar “Jakarta menjaga diri” menggambarkan solidaritas lintas bangsa dan betapa pentingnya menjaga perdamaian dalam kehidupan sehari-hari.