Melansir dari BritishGQ, slogan yang merupakan bentuk perlawanan terhadap polisi atau yang saat ini dikenal dengan ACAB ini mulai populer pada 1970-an di Inggris.
Namun, istilah tersebut kabarnya sudah muncul di Inggris sejak 1920-an. Pada 1940-an, slogan ini ramai digunakan para pekerja sebagai bentuk protes kepada para aparat.
Baca Juga: Update Zona Merah Demo Jakarta 29 Agustus 2025, Masyarakat Diimbau Hindari Kwitang hingga Otista
Kemudian, di tahun 1980-an, istilah ini semakin dikenal masyarakat karena kerap disisipkan pada lagu-lagu punk sebagai bentuk kritikan terhadap pemerintahan.
Meskipun pada awalnya hanya disebarluaskan melalui musik, namun kini istilah ACAB sudah menyebar luas ke sejumlah negara lewat coretan di ruang publik, mulai dari dinding kota, rambu-rambu, hingga tato.
Di Indonesia sendiri, saat ini slogan ACAB kembali bergema di media sosial usai tragedi memilukan saat mobil rantis Brimob melindas seorang pengemudi ojol hingga tewas kala demo 28 Agustus 2025 lalu.
Nah, itu lah penjelasan mengenai makna ACAB dan simbol 1312 serta sejarah munculnya istilah ini di dunia.