IHSG Diperkirakan Terus Melemah Usai Anjlok 2,27 Persen Hari Ini 29 Agustus 2025

Jumat 29 Agu 2025, 15:43 WIB
IHSG diperkirakan terus melemah (Sumber: Poskota/Fani Ferdiansyah)

IHSG diperkirakan terus melemah (Sumber: Poskota/Fani Ferdiansyah)

POSKOTA.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam akibat memanasnya situasi politik di Indonesia. Pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat, 29 Agustus 2025, IHSG jatuh 2,27 persen ke level 7.771.

Tim riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan secara teknikal, pelebaran negatif slope pada MACD dan Stochastic RSI yang mengarah ke area oversold menjadi sinyal pelemahan lanjutan.

“IHSG berpotensi melanjutkan penurunan ke level 7.750–7.725 pada sesi II,” jelas laporan tersebut.

Dari 11 sektor BEI, 10 mengalami penurunan. Sektor barang konsumen non-primer menjadi yang paling tertekan dengan koreksi 4,69 persen, diikuti sektor infrastruktur (-3,50 persen), barang baku (-3,47 persen), properti dan real estate (-3,41 persen), serta energi (-2,77 persen).

Baca Juga: Lebih Stabil Emas atau Saham? Begini Data Terbaru yang Perlu Kamu Ketahui

Sementara itu, sektor industri menjadi satu-satunya yang menguat tipis 0,13 persen.

Volume transaksi tercatat mencapai 33,99 miliar saham senilai Rp13,31 triliun, dengan 89 saham menguat, 662 melemah, dan 49 stagnan.

Menurut Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, aksi demonstrasi menuntut kenaikan upah minimum 2026, penghapusan outsourcing, dan reformasi pajak menjadi pemicu utama tekanan IHSG.

Aksi yang memanas, bahkan menimbulkan korban jiwa, memicu aksi lanjutan hari ini dan menambah ketidakpastian pasar.

Baca Juga: 7 Tips Memulai Investasi Saham Bagi Pemula

Nafan menambahkan, jika IHSG terus bergerak di bawah level 7.750, peluang memasuki fase bearish consolidation akan semakin besar.


Berita Terkait


News Update