KEBON JERUK, POSKOTA.CO.ID - Warga RW 05 atau pintu air di Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, bersih-bersih rumah seusai dilanda banjir, Senin, 7 Juli 2025.
Pantauan di lokasi, sejumlah warga dibantu petugas PPSU membersihkan rumah mereka usai terendam dengan ketinggiar air mencapai sepaha orang dewasa.
Mereka tampak sabar membersihkan rumah yang kemasukan sampah sampai bekas lumpur akibat dilanda banjir sejak kemarin.
Salah seorang warga, Karmila, 55 tahun, mengatakan, banjir di kawasan permukiman ini sudah surut sejak dini hari tadi.
Baca Juga: Atasi Banjir, Pemprov Jakarta Turunkan 1.100 Pompa dan 202 Alat Berat
"Sekitar jam 4 subuh tadi mulai surut, makanya sekarang udah bisa bersih-bersih," kata Karmila di lokasi, Senin, 7 Juli 2025.
Sedikitnya ada empat RT di kawasan itu terendam banjir. Namun, Karmila sudah terbiasa dengan banjir, sehingga sudah bersiap sebelum air masuk ke rumah.
"Kalau hujan gede, terus saluran udah mulai naik, itu saya udah siap-siap. Kulkas dipindahi ke atas, ya gitu aja sih," ujarnya.
Wanita yang sehari-hari berjualan makanan itu mengaku sudah dua hari tidak berjualan akibat banjir yang melanda rumahnya itu.
Baca Juga: Banjir Rendam Ratusan RT di Jakarta, Pramono: Saya Sampai Sekarang Belum Tidur
"Dari hari Sabtu udah gak jualan, kalau Minggu kan libur, hari ini saya gak jualan. Mau jualan gak bisa masak kan banjir," katanya.
Bersih-bersih rumah sudah menjadi aktivitas biasa bagi dirinya pasca dilanda banjir. Beruntung, rumah yang ditinggali bertingkat.
"Kalau tidur di lantai dua. Ya setiap abis banjir bersih-bersih kaya gini, sudah langganan," ujarnya.
Meski begitu, Karmila menyebut, banjir yang belakangan terjadi tidak berangsur lama, berbeda dengan banjir misalnya yang terjadi pada 2020.
Baca Juga: Banjir Sempat Rendam 8 Titik di Harjamukti Depok, 50 KK Terdampak
"Kalau sekarang kan surutnya cepet, kalau dulu kan banjir surutnya juga lama," tuturnya.
Karnadi, 53 tahun, warga lain yang sebagai pekerja lepas ini mengaku terpaksa ijin bekerja untuk membereskan rumah yang kebanjiran.
"Kerja izin sama bos karena rumah banjir, hari ini mau beresin rumah," kata dia.
Menurut dia, pemerintah harus mengambil langkah agar banjir tidak lagi melanda kawasan ini. Pasalnya kawasan ini menjadi langganan banjir.
"Walaupun sekarang kalau banjir surutnya juga cepet, tapi kalau kebanjiran gini kami juga repot," kata dia.