“Bermain di Asia tentu tidak mudah. Kita akan menghadapi tim-tim kuat, terutama dari Thailand dan Vietnam. Atmosfer pertandingan juga berbeda, jadi perlu kesiapan yang matang,” ucapnya.
Optimisme itu semakin kuat karena Dewa United memiliki komposisi pemain yang merata di semua lini. Kehadiran nama-nama baru seperti Cassio Scheid, Akbar Arjunsyah, Wahyu Prasetyo, Edo Febriansah, dan Nick Kuipers menjadi indikasi seriusnya rencana pembangunan skuad bertabur pengalaman.
Stefano Lilipaly: Pengalaman dan Karisma
Stefano Lilipaly bukan sekadar pemain dengan statistik impresif, melainkan sosok yang memiliki pengaruh besar di ruang ganti. Karier profesionalnya bermula di Belanda sebelum memutuskan berkarier di Indonesia pada 2017. Sejak itu, ia menjadi salah satu gelandang serang paling produktif dan konsisten.
Sepanjang kiprahnya, Lilipaly dikenal sebagai pemain yang piawai dalam membaca permainan dan menciptakan peluang. Kepiawaian itu berpadu dengan visi taktik yang kuat, membuatnya kerap dipercaya menjadi playmaker utama tim yang dibelanya.
Sosoknya juga identik dengan loyalitas dan etos kerja tinggi. Pada usia yang sudah memasuki pertengahan 30-an, Lilipaly tetap tampil kompetitif, menjaga kebugaran fisik, dan menjadi inspirasi bagi pemain muda. Kombinasi kualitas teknis dan mentalitas profesional inilah yang menjadi alasan utama Dewa United mendatangkannya.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Membangun untuk Kejayaan Semua
Dewa United: Proyek Jangka Panjang dan Fondasi Kuat
Sejak kemunculannya di Liga 1, Dewa United konsisten menunjukkan visi klub profesional. Fokus pengembangan fasilitas latihan modern, perekrutan pemain berpengalaman, serta pola manajemen terbuka menjadi pondasi dalam membangun reputasi klub yang kompetitif.
Musim lalu, Dewa United tampil cukup stabil meskipun belum menembus posisi empat besar klasemen akhir. Namun, manajemen klub tidak berpuas diri. Mereka merancang proyek jangka panjang dengan tiga pilar utama:
- Pembinaan pemain muda berbakat.
- Investasi fasilitas latihan berstandar internasional.
- Perekrutan pemain senior yang memiliki pengalaman juara.
Langkah perekrutan Stefano Lilipaly menjadi salah satu potongan penting dalam puzzle ambisi Dewa United. Pemain senior diharapkan mampu menjadi mentor bagi talenta muda sembari menjaga keseimbangan skuad dalam pertandingan kompetitif.
Tantangan Liga 1 dan Kompetisi Asia
Musim 2025/2026 diyakini akan menjadi musim paling sengit dalam sejarah Liga 1. Banyak klub melakukan pembenahan besar, mulai dari Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Bali United yang sama-sama aktif di bursa transfer.
Sementara itu, kiprah di kompetisi Asia juga menjadi medan pembuktian kualitas Dewa United. Berdasarkan undian, klub asal Banten ini akan berpotensi bersua tim kuat asal Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Lilipaly memandang persaingan ini sebagai ujian penting.
“Skuad ini punya banyak pemain bagus. Saya yakin kami bisa memberikan penampilan terbaik di Liga 1 maupun di Asia,” pungkasnya.
