Selain itu, program asuransi dan subsidi bagi para petani, peningkatan insentif bagi RT, RW, Linmas, dan PKK Desa, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, peningkatan siltap perangkat desa dan BPD dengan tambahan BPJS Ketenagakerjaan. Beasiswa Ti Bupati (Besti) juga sukses diberikan kepada anak-anak hafidz Al-Quran dan anak berprestasi.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Bandung telah membangun 5 Rumah Sakit Daerah, sekitar 7.000 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) per tahun, 28 unit SMP baru, dan mengajukan proposal pembangunan 22 SMA baru kepada Pemprov Jabar. Pembangunan infrastruktur jalan dan pertanian juga menjadi fokus pembangunan.
"Alhamdulillah, selama empat tahun terakhir, kami telah mencapai berbagai kemajuan yang signifikan," ungkap Kang DS, sapaannya.
Kang DS menjabarkan capaian keberhasilan tersebut berupa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 74,59 poin, penurunan tingkat kemiskinan menjadi 6,19 persen, penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 6,36 persen, dan meraih sebanyak 432 piagam penghargaan nasional maupun internasional.
Ke depan, Kang DS menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program tersebut, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.
Tak lupa, Wakil Ketua Umum APKASI itu juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, jajaran pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Bandung atas dukungannya selama ini. Ia pun memohon dukungan yang sama untuk keberhasilan pembangunan lima tahun ke depan.
Musrenbang RPJMD 2025-2029 diharapkan menjadi landasan bagi pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan.