Butuh Modal Usaha? Ini Cara Ajukan KUR BNI dan Syarat Lengkapnya

Senin 05 Mei 2025, 13:13 WIB
Ilustrasi. Syarat untuk mengajukan pinjaman melalui KUR BNI yang perlu diketahui agar bisa mendapat modal usaha.  (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi. Syarat untuk mengajukan pinjaman melalui KUR BNI yang perlu diketahui agar bisa mendapat modal usaha. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Setiap pengusaha pasti pernah berada di titik di mana bisnisnya menunjukkan prospek cerah, namun terhambat oleh keterbatasan modal untuk ekspansi.

Padahal, peluang usaha tidak datang dua kali. Ketika kesempatan terbuka lebar, langkah cepat dan strategis sangat dibutuhkan agar tidak kehilangan momentum pertumbuhan.

Salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BNI.

Baca Juga: Buka Rekening BNI Kini Bisa Online, Simak Langkah-Langkah dan Setoran Awal Minimal BNI 2025

Program ini memberikan akses pembiayaan dengan bunga rendah, proses yang relatif mudah, dan dukungan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia.

Mengenal Tahapan Bisnis dan Waktu Tepat Mengajukan Pinjaman

Sebelum membahas lebih dalam tentang KUR, penting bagi pelaku usaha untuk memahami tahapan dalam perkembangan bisnis.

Dikutip dari YouTube Andre Tuwan pada Senin, 5 Mei 2025, secara umum, terdapat lima fase dalam siklus bisnis.

Baca Juga: Update Jadwal Buka Bank BCA, Mandiri, BRI, BNI, dan BSI Setelah Lebaran 2025

1. Seed and Development: Tahap pengembangan ide dan konsep usaha.

2. Startup: Fase awal operasional, di mana produk mulai dijual dan mendapatkan feedback dari pasar.

3. Growth and Establishment: Usaha mulai stabil dan menunjukkan pertumbuhan signifikan.

4. Expansion: Waktu yang tepat untuk memperluas pasar dan kapasitas produksi.

5. Maturity: Usaha mencapai kestabilan dan menjadi pemain kuat di industri.

Pengajuan pinjaman disarankan pada tahap ketiga, yakni growth and establishment.

Pada fase ini, bisnis telah terbukti menghasilkan keuntungan, sehingga lebih siap untuk menanggung beban cicilan pinjaman.

Pentingnya Pembukuan Rapi Sebelum Ajukan KUR

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan bisnis memiliki catatan keuangan yang tertib. Pembukuan yang baik membantu bank menilai kelayakan usaha Anda.

Gunakan aplikasi pembukuan seperti Jurnal.id, Paper.id, atau BukuWarung untuk mencatat arus kas secara konsisten.

Jenis Pinjaman untuk Ekspansi Usaha

Di Indonesia, tersedia berbagai jenis pinjaman, mulai dari pinjaman pribadi, kartu kredit, kredit tanpa agunan, hingga KUR.

Dari berbagai opsi tersebut, KUR menjadi pilihan terbaik karena menawarkan:

- Bunga rendah: Hanya 6 persen flat per tahun.

- Plafon besar: Hingga Rp500 juta.

- Tenor panjang: Hingga 5 tahun.

- Tidak memerlukan agunan (untuk KUR Mikro).

Sebagai perbandingan, penggunaan kartu kredit atau pinjaman online untuk kebutuhan bisnis sering kali dibebani bunga yang lebih tinggi, serta risiko pengelolaan utang yang lebih besar.

Syarat Pengajuan KUR BNI

Untuk mengajukan KUR di BNI, pelaku usaha perlu memenuhi syarat sebagai berikut:

- Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun.

- saha telah berjalan minimal 6 bulan dan memiliki surat keterangan usaha.

- Mmiliki KTP dan Kartu Keluarga.

- Memiliki NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta.

- Diperbolehkan memiliki pinjaman produktif lain, seperti KPR atau kredit kendaraan.

Kategori KUR BNI: Mikro dan Kecil-Menengah

Program KUR dari BNI

1. KUR Mikro

- Omzet maksimal Rp2 miliar.

- Aset maksimal Rp500 juta.

- Plafon pinjaman hingga Rp100 juta.

- Tenor maksimal 3 tahun.

- Tidak memerlukan agunan.

2. KUR Kecil dan Menengah

- Ozet di atas Rp2 miliar dan aset di atas Rp500 juta.

- Pafon hingga Rp500 juta.

- Tenor maksimal 5 tahun.

- Memerlukan agunan berupa kendaraan atau properti.

Simulasi dan Tips Pengajuan

BNI menyediakan simulasi cicilan KUR, mulai dari pinjaman Rp10 juta hingga Rp500 juta dengan tenor 12 hingga 60 bulan.

Disarankan agar total cicilan bulanan tidak melebihi 35% dari laba bersih usaha Anda.

Sebagai ilustrasi, pinjaman Rp50 juta selama 12 bulan di KUR BNI hanya menghasilkan cicilan sekitar Rp4 juta per bulan.

Ini jauh lebih terjangkau dibandingkan pinjaman dari lembaga fintech yang menawarkan bunga lebih tinggi.

Pinjaman Bukan Solusi Instan

Terakhir, penting diingat bahwa pinjaman bisnis adalah alat bantu, bukan solusi instan. Penggunaan dana pinjaman harus didasari strategi yang matang dan manajemen arus kas yang bijak.

Tanpa pengelolaan keuangan yang baik, pinjaman justru bisa menjadi beban.

Bagi pelaku usaha yang gagal mendapatkan KUR dari BNI, masih ada opsi bank lain yang juga menyalurkan program KUR.

Jangan ragu untuk membandingkan penawaran dan memilih yang paling sesuai dengan kondisi bisnis Anda.


Berita Terkait


News Update