Tak hanya mengenai tiga hal itu saja, dr Zaidul Akbar juga membeberkan kebiasaan orang Jepang dan China, yang menggunakan mangkok kecil ketika menyantap makanan.
Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi porsi makanan. Sehingga mayoritas dari mereka pun rentan mengalami obesitas.
Baca Juga: Resep Minuman Sehat Ala Dokter Zaidul Akbar, Bisa Atasi Pusing Saat Berpuasa
Orang China dan Jepang juga memperbanyak konsumsi protein bukan karbohidrat.
"Makanya kalau anda lihat orang-orang di China dan Jepang itu jarang yang anda liat itu obesitas, kenapa? Salah satu cara mereka makan selalu menggunakan piring atau mangkok yang kecil untuk makan, jadi makannya sedikit, yang dimakan kebanyakan protein itu caranya," ujarnya.
Dokter Zaidul Akbar juga menambahkan untuk memulai hidup sehat, sangat penting untuk menghindari konsumsi karbohidrat berlebih.
Bila perlu, konsumsi karbohidrat secukupnya saja. Selain itu, perbanyak makan sayur dan makanan yang mengandung protein. Misalnya konsumsi biji-bijian atau kacang-kacangan.
Baca Juga: Inilah yang Terjadi pada Tubuh saat Berpuasa Menurut dr. Zaidul Akbar
"Saya menganjurkan, makanlah karbo kalau perlu, kalau gak perlu anda banyakin sayur atau protein tambahkan dengan biji bijian atau kacang kacangan itu aja cukup," ujar dr Zaidul Akbar.
Seperti yang kita ketahui, orang Indonesia identik dengan mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok.
Bagi beberapa orang, ada yang membatasi konsumsi nasi dan menggantinya dengan karbohidrat lainnya.
Dalam tubuh karbohidrat pada nasi putih dipecah menjadi glukosa saat dikonsumsi. Hal daoat membuat kadar gula dalam darah bisa meningkat, apalagi ketika terlalu banyak mengonsumsi nasi putih.
