Punya Skuad Generasi Emas, 5 Timnas Ini Tetap Gagal Menjadi Juara Piala Dunia

Jumat 04 Apr 2025, 13:06 WIB
Timnas Italia 2002 yang ggal total di Piala Dunia. (Sumber: X/@MyGreatest11)

Timnas Italia 2002 yang ggal total di Piala Dunia. (Sumber: X/@MyGreatest11)

POSKOTA.CO.ID - Untuk turnamen Piala Dunia, setiap negara yang ikut serta tentu akan mengumpulkan pemain-pemain terbaiknya di tim nasional (Timnas).

Bahkan saking melimpahnya, beberapa negara dengan generasi yang kebetulan sedang ada dalam periode terbaiknya, kerap kesulitan memilih pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia.

Namun, hal ini justru tak bisa dijadikan patokan di Piala Dunia yang kerap kali menghadirkan kejutan pahit untuk tim-tim besar.

Beberapa tim underdog bahkan mampu menjegal lagu para tim unggulan meski diperkuat pemain-pemain bintang dari liga top Eropa.

Baca Juga: Resmi! Timnas Selandia Baru Jadi Negara Kedua yang Lolos ke Piala Dunia 2026 Setelah Jepang

Generasi Emas yang Gagal di Piala Dunia

Berikut ini adalah negara-negara yang katanya punya generasi emas, tapi gagal berjaya di Piala Dunia.

1. Belanda 1998

Tahun 1998 boleh jadi adalah masa kebangkitan pemain-pemain Belanda setelah era Marco Van Basten.

Namun, perjalanan generasi Frank De Boer, Jaap Stam, Dennis Bergkamp, hingga Marc Overmars itu terhenti di semifinal Piala Dunia 1998.

2. Argentina 1998

Nyaris sama dengan Belanda, Timnas Argentina 1998 juga sebetulnya cukup mumpuni untuk menjadi juara Piala Dunia.

Skuad Albiceleste saat itu yang dihuni Roberto Ayala, Diego Simeone, Abel Balbo, dan juru gedor andalan Gabriel Batistuta. Mereka tersingkir di babak Perempat Final.

3. Italia 2002

Harus diakui skuad Italia di Piala Dunia 2002 adalah yang paling memiliki kedalaman skuad paling lengkap.

Dari kiper hingga penyerang semuanya berisikan pemain bintang 5, terlebih saat itu Serie A sedang jaya-jayanya.

Bahkan saking menumpuknya pemain bintang, Alesandro Del Piero dan Fillipo Inzaghi pun bukan jadi pilihan utama.

Sayang, generasi emas Gli Azzurri itu harus terdepak dengan cara yang rada janggal dalam pertandingan penuh kontroversial melawan Korea Selatan di 16 besar.

Baca Juga: Timnas Argentina Gasak Uruguay, Gol Thiago Almada Bawa La Albiceleste Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026

4. Brazil 2006

Jika dibayangkan, apa yang kurang dengan tim yang diperkuat Ronaldinho, Ronaldo Luiz, dan Kaka?

Belum lagi ditambah seorang Adriano yang saat itu sedang gila-gilanya sebagai striker tajam.

Nyaris sulit dipercaya Timnas Brazil saat itu hanya sanggup sampai di babak Perempat Final.

5. Inggris 2006

Duet bek Rio Ferdinand - John Terry, duet lini tengah Frank Lampard - Steven Gerrard, lini depan Wayne Rooney dan Michael Owen, serta dikapteni seorang David Beckham, kurang emas apa lagi timnas Inggris saat itu?

Tapi ternyata di luar dugaan, anak-anak Three Lions besutan Sven Goran Eriksson ini harus pulang dari Jerman ketika baru sampai Perempat Final, kalah adu penalti lawan Portugal.

6. Belgia 2018

Periode tahun 2016 hingga 2018 adalah masa kematangan pemain-pemain Belgia seperti Thibaut Cortouis, Kevin De Bruyne, Eden Hazard, dan Romelu Lukaku. Tak heran mereka cukup diunggulkan di Piala Dunia Rusia 2018.

Hampir berhasil mencapai Final, Eden Hazard dan kawan-kawan harus takluk di semifinal dari sang juara turnamen, Perancis.

The Red Devils kemudian memenangi peringkat ke tiga dengan mengalahkan pesakitan semifinal lainnya, Inggris.

Banyak faktor yang memengaruhi kenapa tim-tim ini gagal menjadi juara di Piala Dunia meski pun bertabur pemain bintang dan disebut generasi emas.

Selain karena persiapan tim yang tergolong singkat dengan sistem turnamen yang harus sekali jadi, faktor-faktor individu antar pemain bintang terkadang menjadi kendala tersendiri dalam sebuah tim.


Berita Terkait


News Update