Cara melakukan puas Intermiten pun tidak terlalu sulit karena kamu hanya mengatur jam dan durasi makan saja. Salah satu tipe intermitten fasting yang paling banyak dicoba, yakni metode 16/8.
Maksudnya, kamu harus berpuasa selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam. Jadi, kamu diperbolehkan makan selama 8 jam. Setelah itu, kamu tidak boleh mengonsumsi makanan selama 16 jam dan hanya boleh minum saja.
Baca Juga: 7 Cara Atasi Berat Badan Naik Saat Puasa Ramadhan, Lebaran Auto Body Goals
Berikut ini beberapa jam makan yang biasanya digunakan dalam metode interminttent fasting 16/8.
- Mulai makan pada pukul 08.00 dan berhenti makan setelah pukul 16.00.
- Mulai makan pada pukul 10.00 dan berhenti makan setelah pukul 18.00.
- Mulai makan pada pukul 12.00 dan berhenti makan setelah pukul 20.00.
2. Batasi Asupan Gula
Saat hari Lebaran, kamu akan banyak menemukan berbagai jenis sajian kue maupun minuman yang mengandung banyak gula.
Sebut saja, misalnya manisan kolang kaling, es sirup, kue nastar, kue putri salju, dan makanan lainnya.
Meski sangat menggoda untuk dimakan, namun kamu tetap harus membatasinya agar asupan gula yang masuk ke tubuh mu tidak berlebih.
Kelebihan asupan gula membuat kamu lebih berisiko mengalami kenaikan berat badan, diabetes, hingga obesitas.
3. Atur Pola Makan
Ketika berpuasa, jadwal makan mu berbeda dengan hari-hari ketika telah selesai berpuasa.
Jika ingin memiliki berat badan yang ideal dan tidak mau mengalami kenaikan berat badan, kamu harus bisa merubah dan beradaptasi dengan jadwal makan normal.
Atur pola makan dengan menghindari makan malam di atas jam enam dan kurangi makan-makanan berlemak juga tinggi gula.
4. Rutin Olahraga
Olahraga selalu menjadi poin penting untuk menjaga agar berat badan tetap ideal dan tidak melonjak.
