Meskipun Korea Selatan bukan negara dengan mayoritas penduduk Muslim, masyarakatnya memiliki tradisi mudik saat perayaan Chuseok atau Hangawi, yang merupakan festival panen dan penghormatan kepada leluhur.
Chuseok dirayakan pada hari ke-15 bulan ke-8 dalam kalender lunar, yang biasanya jatuh pada musim gugur.
Pada saat ini, masyarakat Korea akan melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Selain itu, mereka juga mengunjungi makam leluhur untuk berziarah dan melakukan upacara penghormatan yang disebut "Charye".
Perayaan ini juga identik dengan makanan khas seperti songpyeon (kue beras berbentuk bulan sabit), jeon (pancake Korea), dan galbitang (sup iga sapi).
Tak hanya berkumpul bersama keluarga, masyarakat Korea juga memiliki budaya berbagi hadiah, yang mirip dengan tradisi THR di Indonesia.
Biasanya, mereka memberikan paket hadiah berupa makanan atau produk kesehatan kepada kerabat, teman, dan rekan kerja.
Baca Juga: Pemudik Mulai Berdatangan di Stasiun Rangkasbitung
3. Tiongkok – Chunyun
Di Tiongkok, tradisi mudik terjadi setiap perayaan Tahun Baru Imlek, yang dikenal dengan sebutan "Chunyun".
Periode ini menjadi salah satu migrasi manusia terbesar di dunia, karena jutaan orang melakukan perjalanan ke kampung halaman mereka.
Chunyun berlangsung selama sekitar 40 hari, dimulai dari dua minggu sebelum Tahun Baru Imlek hingga dua minggu setelahnya.
Dalam periode ini, kereta api, bus, dan pesawat terbang akan penuh sesak oleh para pemudik yang ingin merayakan Imlek bersama keluarga mereka.
