POSKOTA.CO.ID - Salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan Idul Fitri atau Lebaran di Indonesia adalah saling berkunjung ke rumah tetangga, kerabat, serta kolega kerja.
Tradisi ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan saling bermaaf-maafan atas kesalahan yang telah terjadi di masa lalu.
Namun rupanya, bertamu saat Lebaran juga ada hal yang harus diperhatikan salah satunya yakni adab.
Baca Juga: Kapan Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2025? Berikut Jadwalnya di Sini
Adab dalam bertamu saat Lebaran dinilai krusial, lantaran agar silaturahmi dapat terjalin baik dan penuh keberkahan.
Dalam Islam, terdapat aturan mengenai tata cara bertamu. Rasulullah SAW menekankan pentingnya silaturahmi sebagai salah satu cara untuk memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa ingin dilapangkan pintu rezeki dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari).
Agar kunjungan ke rumah orang lain menjadi berkah dan membawa manfaat bagi kedua belah pihak, Islam mengajarkan adab-adab tertentu dalam bertamu.
Baca Juga: Wajib Tahu! Begini Cara Menyimpan THR Lebaran Biar Gak Boncos
Dikutip dari YouTube Sahidal Andriadi, berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan saat bertamu, khususnya dalam momen Lebaran.
Adab Bertamu saat Lebaran Menurut Islam
1. Niatkan Bertamu untuk Hal Baik
Bertamu tidak boleh sekadar mengikuti tradisi, melainkan harus didasari niat yang baik, yaitu untuk menjalin dan mempererat silaturahmi.
Oleh karena itu, usahakan ada interaksi yang hangat seperti saling menyapa, bertukar kabar, serta menjalin hubungan yang lebih erat dengan keluarga dan sahabat.
2. Memperhatikan Waktu Bertamu
Bertamu tidak boleh dilakukan sembarangan tanpa memperhatikan waktu.
Jangan sampai kunjungan dilakukan saat tuan rumah sedang sibuk atau beristirahat.
Waktu yang ideal untuk bertamu saat Lebaran misalnya setelah salat Id, setelah Magrib, atau di saat tuan rumah memiliki waktu luang.
3. Menjaga Sikap dan Adab Saat Bertamu
Ketika bertamu, penting untuk menjaga sikap dan adab. Beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Mengetuk pintu dengan lembut sebelum masuk.
- Mengucapkan salam kepada tuan rumah.
- Meminta izin sebelum masuk ke dalam rumah.
- Tidak terlalu banyak memperhatikan atau mengamati isi rumah.
Allah SWT berfirman dalam Al Quran:
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu selalu ingat." (QS. An-Nur: 27)
4. Menghormati Hidangan yang Disajikan
Salah satu bentuk penghormatan kepada tuan rumah adalah dengan tidak menyisakan makanan atau minuman yang disuguhkan.
Jika disediakan makanan, ambillah secukupnya dan usahakan untuk menghabiskannya. Hindari terburu-buru meninggalkan rumah tanpa menghargai hidangan yang telah disediakan.
5. Berterima Kasih dan Mendoakan Tuan Rumah
Sebelum meninggalkan rumah, ucapkan terima kasih kepada tuan rumah atas sambutan dan hidangan yang telah diberikan. Selain itu, doakan kebaikan untuk tuan rumah sebagai bentuk apresiasi atas keramahan mereka.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Tirmidzi)
Dengan menerapkan adab-adab bertamu yang baik, diharapkan dapat menjaga hubungan silaturahmi tetap harmonis dan mendapatkan keberkahan dalam setiap pertemuan.
