JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Siti, 28 tahun, bersama dua anak laki-lakinya yang masih balita, terpaksa mengungsi ke Kantor Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Ibu dan dua anaknya itu merupakan salah satu dari sekian banyak pengungsi, setelah terdampak banjir usai meluapnya Kali Ciliwung imbas air kiriman dari Bendungan Katulampa.
Pantauan di lokasi, Siti bersama puluhan warga lain, mengungsi di salah satu ruangan yang cukup luas di kantor Kelurahan Bidara Cina. Pengsungsi tidur dengan menggunakan matras cukup tebal.
Di lokasi pengungsian ini, warga mendapatkan sejumlah bantuan logistisk serta berbagai keperluan lainnya.
Salah satu yang diberikan yakni untuk keperluan anak-anak seperti popok hingga perlengkapan obat-obatan seperti minyak telon.
Baca Juga: Update Banjir Bogor: Suami Hilang Usai Heroik Selamatkan Istri dari Banjir Bandang
Rumah Siti yang berlokasi di RT 05 RW 07 itu, kini sudah tergenang banjir. Sekitar jam 5 subuh, air yang mulai memasuki permukiman warga, semakin lama semakin tinggi.
"Air di rumah saya sudah sedada (setinggi dada) saya," kata Siti di lokasi pengungsian, Senin, 3 Maret 2025.
Dikatakan, saat informasi Bendungan Katulampa siaga 1 pada Minggu, 2 Maret 2025, malam, Siti sudah siap-siap dengan merapihkan barang-barang.
Ia pun menitipkan barang berharga di rumah kakaknya yang tak jauh dari lokasi rumahnya.
"Rumah kakak saya kebetulan lebih tinggi, jadi cuma terdampak sedikit aja," ungkap ibu rumah tangga ini.
