Siap-Siap! Pemerintah Mengadakan Mudik Gratis, 100 Ribu Kuota Mudik Disiapkan

Senin 03 Mar 2025, 17:13 WIB
Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung. (Sumber: Poskota/Arip Apandi)

Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung. (Sumber: Poskota/Arip Apandi)

POSKOTA.CO.ID – Menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah, pemerintah Indonesia kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat.

Program ini bertujuan untuk membantu kelancaran arus mudik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengumumkan bahwa program mudik gratis ini akan disediakan untuk 100.000 orang. Fasilitas transportasi yang diberikan mencakup bus, kereta api, dan kapal laut.

"Selebihnya, Kementerian Perhubungan juga berupaya bersama dengan Kementerian BUMN untuk mengadakan mudik gratis," kata AHY saat konferensi pers di Bandara Soekarno - Hatta, Sabtu, 1 Maret 2025.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis 2025 Pemprov Jabar, Ini 14 Rute Perjalanan Menggunakan Bus

"100.000 orang (kuota mudik gratis) baik itu bis, kereta api, maupun kapal laut ini juga mudah-mudahan bisa sedikit membantu," tambahnya.

Pemerintah berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan finansial.

Selain transportasi gratis, Presiden Prabowo Subianto juga menginstruksikan penurunan tarif tol dan harga tiket pesawat selama dua pekan menjelang Idul Fitri.

"Ini adalah upaya pemerintah tentu arah-arahan dan direktif khusus dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sekali lagi ingin membuat perjalanan masyarakat di bulan suci Ramadan, khususnya lebaran ini, semakin aman, nyaman, terjangkau dan menyenangkan," ucap anak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyona itu.

Baca Juga: Harga Bekas Daihatsu Xenia 2015-2018, Cocok Buat Mobil Mudik Bersama Keluarga Tahun Ini

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Ramadan dan Lebaran dengan lebih nyaman tanpa terkendala biaya transportasi yang tinggi.


Berita Terkait


News Update