“Siap-siap menerima kunjungan petugas survei. Bagi yang tidak dapat kunjungan atau tidak dikunjungi petugas survei, berarti tidak lagi menerima bantuan sosial di tahap berikutnya,” kata Naura Vlog.
Perlu diketahui bahwa awal Maret pendamping sosial sudah memulai checking ground ke sejumlah KPM di berbagai wilayah untuk memastikan layak atau tidaknya menerima Bansos BPNT.
“33.000 lebih pendamping PKH untuk turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan lapangan atau ground checker untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, memastikan keberadaan KPM, dan melengkapi menerima bantuan sosial,” lanjut dia.
Apabila sudah, maka nanti data juga akan masuk ke akun Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan dilakukan proses pencairan.
Jika NIK eKTP dan KK masuk akun SIKS-NG para pendamping sosial, maka bantuan akan cair setelah muncul keterangan periode salur dan status ‘Standing Instruction’ (SI).
Jadi, dapat disimpulkan NIK eKTP dan KK layak terdata di daftar penerima Bansos apabila sudah masuk DTSEN dan SIKS-NG karena dinilai layak sebagai KPM.
KPM Tidak Layak Terima Saldo Dana Bansos BPNT
Pemerintah tidak akan memilih KPM apabila mereka berciri-ciri seperti berikut:
- Menggunakan listrik bertenaga di atas 450 VA
- Menerima gaji UMR, UMK, dan UMP
- Memiliki BPJS Ketenagakerjaan
- Alamat atau individu tidak ditemukan
- Penerima telah meninggal dunia tanpa ahli waris
- Anggota keluarga sebagai ASN, TNI, dan polisi
- Pensiunan ASN, TNI, dan polisi
- Memiliki pekerjaan sebagai guru sertifikasi
- Memiliki penghasilan rutin yang berasal dari APBN atau APBD
- Pernah menolak program bantuan sosial seperti kartu sehat
- Terdaftar sebagai pengurus atau pemilik perusahaan
- Terdaftar sebagai tenaga kesehatan
- Berstatus aktif sebagai perangkat desa
- Sudah menerima Bansos lain dari Kemensos
Demikian informasi yang dapat Anda simak terkait NIK eKTP dan KK ini yang bisa terima saldo dana Bansos BPNT.
DISCLAIMER: Pencairan dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua KPM mendapatkan bantuan pada hari yang sama.
Sedangkan kata ‘Saldo Dana’ yang dimaksud adalah bantuan tuani dari Bansos, bukan uang dari dompet elektronik DANA.
