Kisruh Tower BTS di Perumahan Telaga Mas Bekasi Pernah Masuk Pengadilan, Endingnya Bikin Kecewa

Minggu 02 Feb 2025, 16:08 WIB
Warga Perumahan Telaga Mas, Bekasi Utara, Kota Bekasi memperlihatkan poster protes mereka saat dijumpai di lokasi, Minggu, 2 Februari 2025. (Sumber: Poskota/Ihsan Fahmi)

Warga Perumahan Telaga Mas, Bekasi Utara, Kota Bekasi memperlihatkan poster protes mereka saat dijumpai di lokasi, Minggu, 2 Februari 2025. (Sumber: Poskota/Ihsan Fahmi)

Baca Juga: Meresahkan, Begini Kronologi Tower BTS Berdiri Tengah Perumahan Telaga Mas Bekasi

Arif tak menyangka, tower yang berdiri sejak Agustus 2023 lalu itu kini menghantui keluarganya dan warga lain.

Dari informasi yang ia terima, material tower tidak sesuai dengan spek yang dibangun oleh penyedia dan kontraktor.

"Awalnya tower yang dibangun mau seperti di kawasan duta sehat (tower kecil). Kami gak curiga," ucap Arif.

Seiring berjalannya waktu, warga di sekitar lokasi mendapat tawaran kompensasi. Belakangan nama tersebut merupakan uang belasungkawa.

Sebab, warga menerima uang itu karena rumah mereka berdekatan dengan bangunan tower tersebut.

Baca Juga: Cemas Tower BTS Roboh, Warga Bekasi Utara Ramai-ramai Jual Rumah

Nilai uang belasungkawa berfariatif melihat resiko dekat tower dengan rumah warga, nominalnya mulai dari Rp500 ribu sampai Rp2 juta. Uang belasungkawa ini diberikan hanya satu kali.

"Sebenarnya bukan kompensasi, tetapi tali asih sebutannya," ujarnya.

Arif mengaku pasrah dalam keadaan ini, ia bersama 10 rumah warga lainnya, berencana akan dijual ke orang lain.

Hal itu terlihat dari warga yang memasang iklan jual rumah persis di depan pagar rumah mereka.

"Kalau ada harga yang cocok, tinggal kita jual dan kalau itu juga ada yang mau tinggal di dekat tower," kata Arif.


Berita Terkait


News Update