Terpisah, buruh pabrik sarang walet di Jakarta Barat, Fikri (32), mengaku tak muluk-muluk berharap.
Ia hanya meminta agar segala aturan dan kebijakan yang dibuat pemerintah tidak membebani masyarakat.
"Apalagi mau beli barang-barang ap saja sekarang sudah mahal," katanya.
Selain itu, Fikri sangat berharap kepada Presiden agar memperhatikan nasib pekerja seperti dirinya. Diantaranya yaitu soal kesejahteraan yang dijanjikan.
"Saya cuma minta pak Presiden perhatiin lagi buruh. Kalau UMR cuma naik dikit doang, masih tetap sulit," tuturnya.
