Mesin pompa yang terletak di lingkungan RW 06 dan seharusnya dapat membantu dalam peristiwa kebakaran ini tidak berfungsi.
"Sudah setahun ini rumah mesin pompa air di RW 06 tidak berfungsi. Ini sangat penting untuk mengurangi dampak kebakaran, namun sampai sekarang belum ada perbaikan," ujar Jarwo.
Jarwo telah mencoba mengadukan masalah ini ke instansi terkait, namun mendapatkan respons yang mengecewakan.
"Sudah kita adukan keluhan warga ini ke Damkar Jakarta Utara, karena mesin pompa air milik dia. Responsnalasan dari petugas bersangkutan mengeluhkan tidak tersedia anggaran sehingga bertahun-tahun mesin pompa yang sudah ada tidak berfungsi," tambahnya.
Dampak dari kebakaran ini mengakibatkan empat kepala keluarga dan 15 jiwa kehilangan tempat tinggal.
"Bantuan pakaian dan peralatan mandi sudah ada pemberian bantuan dari kelurahan melalui BPBD Jakarta Utara. Tapi untuk dapur umur yang belum ada dan saat ini dirasa sangat penting buat makan para korban," tutupnya.
Pantauan Poskota di lokasi kejadian, bangunan yang terbakar di bantaran Kali Kresek, Cilincing, Jakarta Utara, sudah tidak tersisa.
Beberapa pemulung terlihat mencari sisa barang yang masih bisa digunakan.
