Terlanjur Klik Link Phishing di HP? Lakukan Cara Ini untuk Mengatasainya

Senin 11 Nov 2024, 13:30 WIB
Ilustrasi. Berikut adalah langkah-langkah atau cara yang harus diambil segera setelah Anda terkanjur mengklik link phishing. (pexels/Tim Samuel)

Ilustrasi. Berikut adalah langkah-langkah atau cara yang harus diambil segera setelah Anda terkanjur mengklik link phishing. (pexels/Tim Samuel)

POSKOTA.CO.ID - Link phishing kini semakin menjadi ancaman para pengguna HP.

Pasalnya, link phishing bisa menyebabkan kerugian bagi pengguna HP tersebut.

Di antaranya yakni dari pencurian data pribadi hingga penyalahgunaan akun, bahkan bisa dimanfaatkan untuk tindak kriminal yang mengatasnamakan pengguna HP.

Namun jika Anda terlanjur mengklik link phishing tersebut, Anda tidak perlu khawatir dan panik.

Ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut agar tetap aman. 

Berikut adalah langkah-langkah atau cara yang harus diambil segera setelah Anda terkanjur mengklik link phishing.

Cara Mengatasi Jika Sudah Terlanjur Mengklik Link Phishing

1. Segera Tutup Halaman atau Aplikasi yang Terbuka

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menutup situs web atau aplikasi yang terbuka setelah mengklik tautan phishing. 

Ini dapat mencegah tindakan lebih lanjut dari situs web penipu, seperti memasang malware atau meminta informasi lebih lanjut.

2. Periksa dan Amankan Perangkat Anda

Setelah menutup halaman phishing, lakukan pemeriksaan terhadap perangkat Anda untuk memastikan tidak ada malware atau program berbahaya yang terinstal. 

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

Jalankan Pemindaian Antivirus: Gunakan perangkat lunak antivirus yang terpercaya untuk memindai perangkat Anda dari kemungkinan adanya virus atau malware. 

Jika Anda tidak memiliki antivirus, segera instal perangkat lunak antivirus yang dapat dipercaya dan lakukan pemindaian menyeluruh.

Periksa Aplikasi atau Program Baru: Lihat apakah ada aplikasi atau program yang tidak dikenal yang baru saja terinstal setelah mengklik tautan. Jika ada, hapus aplikasi tersebut.

3. Ganti Kata Sandi Akun yang Terkena

Jika Anda mengklik tautan phishing yang meminta Anda untuk memasukkan informasi pribadi, seperti kata sandi atau nomor kartu kredit, langkah berikutnya adalah mengganti kata sandi akun yang terkait. Ini sangat penting untuk mencegah akun Anda dari penyalahgunaan lebih lanjut. 

Beberapa langkah yang perlu dilakukan:

Ganti Kata Sandi Akun yang Terkena: Jika Anda memasukkan kata sandi untuk akun seperti email, media sosial, atau perbankan online, segera ganti kata sandi akun tersebut. Pilih kata sandi yang kuat dan unik.

Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Jika memungkinkan, aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun Anda untuk menambah lapisan keamanan tambahan.

4. Periksa Aktivitas Akun dan Transaksi Terbaru

Setelah mengganti kata sandi, periksa aktivitas terbaru pada akun yang mungkin terpengaruh oleh phishing. Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa:

Email: Periksa email Anda untuk melihat apakah ada pesan yang mencurigakan, seperti email konfirmasi untuk transaksi atau perubahan kata sandi yang tidak Anda lakukan.

Akun Keuangan: Jika Anda memberikan informasi kartu kredit atau nomor rekening, periksa laporan keuangan atau histori transaksi untuk mencari tanda-tanda transaksi yang tidak sah.

Social Media: Periksa akun media sosial Anda untuk memastikan tidak ada perubahan yang mencurigakan, seperti pesan yang dikirimkan atas nama Anda kepada orang lain.

5. Laporkan Kejadian Phishing

Jika Anda merasa telah menjadi korban phishing, penting untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang. Ini membantu melacak penipuan dan bisa membantu orang lain agar tidak terkena hal yang sama. Beberapa tempat yang bisa Anda laporkan adalah:

Provider Layanan: Jika Anda menerima phishing melalui email atau pesan teks, laporkan kepada penyedia layanan seperti Google, Yahoo, atau penyedia email lainnya.

Bank atau Lembaga Keuangan: Jika Anda memberikan informasi kartu kredit atau rekening bank, segera laporkan ke bank atau lembaga keuangan Anda untuk memblokir transaksi yang mencurigakan atau mengubah pengaturan keamanan akun.

Otoritas Perlindungan Konsumen: Di Indonesia, Anda dapat melaporkan kejadian phishing kepada otoritas terkait seperti Kominfo, atau lembaga perlindungan konsumen yang ada di daerah Anda.

6. Hapus Pesan Phishing dan Link yang Diterima

Hapus email atau pesan yang berisi tautan phishing dari perangkat Anda. Jangan hanya mengarsipkannya atau menyimpannya di folder spam, karena ini bisa saja mengundang masalah lain di kemudian hari. 

Pastikan untuk mengosongkan folder sampah (trash) atau folder spam di aplikasi email Anda.

7. Peringatkan Teman atau Keluarga

Jika Anda mengetahui orang lain yang mungkin terhubung dengan akun atau email Anda, beri tahu mereka tentang kejadian phishing ini agar mereka lebih waspada. 

Penipuan phishing sering kali dapat menyebar melalui kontak di email atau media sosial.

8. Evaluasi dan Tingkatkan Keamanan Akun Anda

Setelah mengambil langkah-langkah di atas, pastikan untuk mengevaluasi dan meningkatkan tingkat keamanan akun Anda secara keseluruhan. Beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan termasuk:

Gunakan Password Manager: Gunakan aplikasi pengelola kata sandi untuk membuat dan menyimpan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun yang Anda miliki.

Perbarui Keamanan Perangkat: Pastikan perangkat Anda, baik komputer maupun ponsel, selalu memiliki pembaruan perangkat lunak terbaru, termasuk pembaruan sistem operasi dan aplikasi antivirus.

9. Waspada dan Berhati-hati di Masa Depan

Pengalaman terlanjur mengklik tautan phishing bisa menjadi pelajaran berharga. 

Agar tidak mengalaminya lagi di masa depan, selalu berhati-hatilah dengan pesan atau tautan yang tidak dikenal. Berikut beberapa tips untuk menghindari phishing di masa depan:

Periksa URL: Sebelum mengklik tautan, selalu periksa URL situs yang dituju. Pastikan itu adalah situs yang resmi dan terpercaya.

Jangan Terburu-Buru Memberikan Informasi: Waspadai email atau pesan yang meminta Anda untuk segera memberikan informasi pribadi atau melakukan tindakan tertentu, seperti mengubah kata sandi atau memasukkan informasi kartu kredit.

Gunakan Perlindungan Tambahan: Gunakan ekstensi browser atau aplikasi yang bisa mendeteksi situs phishing dan memberi peringatan.

Itulah hal yang bis aAnda lakukan, jika sudah terlanjut mengklik link phishing di HP. (*)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.


Berita Terkait


News Update