Jika data kartu kredit atau informasi akun perbankan korban berhasil dicuri, ini bisa berujung pada kerugian finansial yang signifikan.
Penyerang bisa mengakses rekening atau melakukan transaksi ilegal menggunakan data yang dicuri.
Bahkan jika informasi yang dicuri tidak langsung digunakan untuk pencurian, hal ini bisa membuka celah bagi penyerang untuk memanipulasi sistem dan merugikan pengguna.
Serangan Malware
Link phishing sering kali digunakan sebagai alat untuk mengunduh malware ke perangkat korban.
Malware ini bisa berupa virus, ransomware, atau spyware yang merusak sistem HP, mencuri data, atau bahkan mengambil kendali penuh atas perangkat.
Dalam kasus yang lebih parah, malware dapat menginfeksi perangkat lain yang terhubung ke jaringan yang sama.
Penyalahgunaan Akun
Penyerang yang berhasil mencuri informasi login pengguna (seperti akun media sosial atau email) dapat mengakses akun tersebut dan menggunakannya untuk tujuan jahat.
Misalnya, mereka bisa mengirimkan link phishing ke kontak korban, memperburuk masalah dan memperluas serangan.
Kehilangan Kepercayaan pada Layanan Digital
Serangan phishing yang berhasil dapat mengurangi rasa aman dan kepercayaan pengguna terhadap layanan digital.
