POSKOTA.CO.ID – Setiap tahunnya, 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental menurut Organisasi Kesehatan Mental dunia atau World Health Organization (WHO)
World Federation for Mental Health (WFMH) bahkan sudah merilis tema global Hari Kesehatan Jiwa 2024 pada 17 April 2024 lalu.
Dikutip dari laman Kemenkes, mental health ialah keadaan sejahtera pada setiap individu dalam mewujudkan potensi diri sendiri.
Sejarah Hari Kesehatan Mental
Melansir laman Mental Health UK, sejarah hari Kesehatan Jiwa sedunia ini pertama kali dikemukakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi kesehatan Mental Dunia, Rich Hunter, pada 1992.
Penetapan ini dilakukan karena terdapat banyaknya masalah kesehatan mental yang tidak mendapat penanganan yang baik.
Buruknya penanganan kesehatan mental saat itu disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang kesehatan mental di masyarakat.
Adanya peringatan ini diharapkan memberikan kesempatan pada masyarakat untuk membuka percakapan tentang kesehatan mental dengan terbuka.
Setelah ditetapkan Hari Kesehatan Mental Sedunia pada tahun tersebut, namun WFMH baru merayakan peringatan ini pada 1994.
Di tahun berikutnya, peringatan Hari Kesehatan Mental dilaksanakan selama sebulan di Mesir dan diadakannya konferensi oleh Federasi Prancis untuk Kesehatan Mental di Kementerian Kesehatan.
Tak hanya itu, dilakukan pula perayaan komunitas di Kepulauan Mikronesia kecil di Pasifik. Setiap tema dikampanyekan melalui siaran televisi dan disiarkan di seluruh dunia di tahun yang sama.
Nantiya, setiap negara menindaklanjutinya dengan menggelar berbagai kampanye nasional di negaranya masing-masing.
Seiring berjalannya waktu, kesehatan mental saat ini sudah dianggap sebagai kesehatan yang juga penting untuk diperhatikan.
Kini, banyak negara yang terlibat dan banyak masyarakat yang juga ikut berperan menggaungkan isu kesehatan mental yang juga termasuk sebagai hak asasi manusia.
Ini merupakan peringatan global yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah kesehatan mental, guna mengurangi stigma, dan mempromosikan kesejahteraan mental.
Peringatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa kesehatan mental juga bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan.
Tema Hari Kesehatan Mental 2024
Tema peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia berbeda setiap tahunnya, dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman.
Berdasarkan laman resmi WFMH, tema untuk 2024 adalah “It is Time to Prioritize Mental Health in the Workplace” artinya saatnya untuk memprioritaskan kesehatan mental di tempat kerja.
Tema ini dipilih melalui pemungutan suara yang melibatkan anggota WFMH, pemangku kepentingan, dan pendukung, dengan lebih dari 2.000 peserta dari 116 negara dengan proses seleksi yang inklusif.
Tema ini dipilih karena menunjukkan kesadaran akan kebutuhan yang mendesak. Sebab saat ini, banyak orang dewasa menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja daripada aktivitas lainnya.
Namun, bagi beberapa orang, pekerjaan malah mengakibatkan tekanan berlebihan dan memincu kesehatan mental yang buruk.
Masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan di tempat kerja juga menjadi salah satu permasalahan global yang dapat mempengaruhi produktivitas hingga kinerja secara keseluruhan.
Karenanya, WFMH menyoroti berbagai aspek kesehatan mental di tempat kerja. Mulai dari kondisi tempat kerja, manajemen stress, hingga pentingnya inklusi dan pemberdayaan sosial.
Tujuannya adalah untuk memperjuangkan kesehatan mental para pekerja hingga menciptakan budaya yang mendorong pekerja memiliki kontribusi produktif dan berkembang, untuk menciptakan masa depan lebih baik.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.
