Seiring berjalannya waktu, kesehatan mental saat ini sudah dianggap sebagai kesehatan yang juga penting untuk diperhatikan.
Kini, banyak negara yang terlibat dan banyak masyarakat yang juga ikut berperan menggaungkan isu kesehatan mental yang juga termasuk sebagai hak asasi manusia.
Ini merupakan peringatan global yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah kesehatan mental, guna mengurangi stigma, dan mempromosikan kesejahteraan mental.
Peringatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa kesehatan mental juga bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan.
Tema Hari Kesehatan Mental 2024
Tema peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia berbeda setiap tahunnya, dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman.
Berdasarkan laman resmi WFMH, tema untuk 2024 adalah “It is Time to Prioritize Mental Health in the Workplace” artinya saatnya untuk memprioritaskan kesehatan mental di tempat kerja.
Tema ini dipilih melalui pemungutan suara yang melibatkan anggota WFMH, pemangku kepentingan, dan pendukung, dengan lebih dari 2.000 peserta dari 116 negara dengan proses seleksi yang inklusif.
Tema ini dipilih karena menunjukkan kesadaran akan kebutuhan yang mendesak. Sebab saat ini, banyak orang dewasa menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja daripada aktivitas lainnya.
Namun, bagi beberapa orang, pekerjaan malah mengakibatkan tekanan berlebihan dan memincu kesehatan mental yang buruk.
Masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan di tempat kerja juga menjadi salah satu permasalahan global yang dapat mempengaruhi produktivitas hingga kinerja secara keseluruhan.
Karenanya, WFMH menyoroti berbagai aspek kesehatan mental di tempat kerja. Mulai dari kondisi tempat kerja, manajemen stress, hingga pentingnya inklusi dan pemberdayaan sosial.
Tujuannya adalah untuk memperjuangkan kesehatan mental para pekerja hingga menciptakan budaya yang mendorong pekerja memiliki kontribusi produktif dan berkembang, untuk menciptakan masa depan lebih baik.
