Minyak berlebih menyebabkan rambut akan terlihat lepek, kusam, dan mudah kotor. Selain itu, minyak yang keluar dari kulit kepala akan menyebabkan menyumbatnya folikel rambut.
4. Meredakan Peradangan
Garam memiliki sifat anti inflamasi yang bisa membantu meredakan peradangan pada kulit kepala sehingga gejala seperti ketombe, gatal-gatal, dan lain sebagainya tidak muncul.
5. Menutrisi Rambut
Karena Gaara mengandung mineral penting seperti magnesium, kalium, dan kalsium, maka rambut pun akan ternutrisi mulai dari akar sampai ujung rambut.
6. Menguatkan Batang Rambut
Penguatan dalam rambut akan mengakibatkan rambut menjadi sehat, tidak mudah patah, dan pastinya tidak mudah rontok.
7. Menyeimbangkan pH Kulit Kepala
Sifat garam yang basa dapat membantu menetralkan asam yang ada di kulit kepala. Sifat basa ini mengembalikan pH kulit kepala ke tingkat yang normal, yaitu sekitar 4.5 hingga 5.5.
Bukti-bukti ilmiah yang tertulis dalam jurnal-jurnal tersebut masih dilakukan penelitian lebih lanjut karena ada beberapa orang yang mengalami iritasi atau kekeringan saat mengoleskan garam.
Maka dari itu, penggunaannya pun harus secukupnya dengan dosis yang pas dan jangan didiamkan terlalu lama. Gunakan pada 1-2 kali seminggu di segelas larutan air garam. (Audie Salsabila Hariyadi)
