Hal yang jadi catatan penting bagi Golkar selanjutnya, yakni partai tersebut sangat berpengalaman di dalam konteks pembangunan di Indonesia.
Maka mau tidak mau pihaknya akan meletakkan sejarah itu dalam kerangka ingin bersatu menghadapi tantangan agar bisa menjadi negara maju.
"Bahwa bonus demografi di tahun 2024-2035 jelas di depan mata kita,
pemulihan ekonomi yang di mana Pak Airlangga memiliki konsen terhadap isu-isu nasional, itu harus kita bicarakan bersama-sama."
"Jadi bukan hanya semata-mata kita mau pasang seperti memasang baut mobil begitu. Kalau misalnya bautnya itu enggak cocok, kenapa dipaksa," katanya.
