Kesaksian Karyawati Ajakan 'Staycation' Syarat Kontrak Kerja, Dirayu hingga Diteror

Jumat 05 Mei 2023, 17:36 WIB
Salah satu karyawati yang sempat diajak 'Staycation' sebagai syarat perpanjangan kontrak kerja. (Ist)

Salah satu karyawati yang sempat diajak 'Staycation' sebagai syarat perpanjangan kontrak kerja. (Ist)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Karyawati berinisial AD (23), turut buka suara terkait viralnya oknum atasan perusahan di Kabupaten Bekasi, jadikan Staycation sebagai syarat perpanjangan kontrak kerja.

Fenomena Staycation dan ajakan lainnya rupanya pernah dialami oleh AD ketika saat mendapatkan kontrak kerja.

Bahkan, AD kerap diminta untuk diajak jalan berdua oleh atasannya. Namun permohonan tersebut tak diindahkannya.

"Dia selalu nanya kapan, jalan berdua, saya selalu alasan, 'iya nanti maunya saya bareng-bareng. Tapi dia selalu gak mau, maunya berdua. Lama-lama dia kaya kesel, ya sudah kamu habis kontrak saja, gak usah diperpanjang soalnya janji kamu palsu," ucap AD saat ditemui di Cikarang Bekasi, Jum'at (5/5/2023).

Meski sempat bimbang, AD kembali menanyakan ke atasannya itu melalui pesan WhatsApp.

AD meminta maaf karena tak bisa menerima ajakannya. Dan atasannya itu seketika langsung melakukan pemblokiran nomor.

"Di situ dia langsung marah, nomor saya diblokir padahal kan saya masih kerja di situ," keluh AD.

AD merupakan karyawati pabrik yang baru bekerja selama enam bulan. Selama ia bekerja, Atasannya itu sudah bersifat genit ke dirinya.

"Iming-imingnya itu, kalau mau diperpanjang harus mau gitu diajak jalan, kalau gak mau diajak jalan ya sudah habis kontrak saja," jelasnya.

AD tak menampik, bila ajakan tersebut merupakan bujuk rayu mengarah untuk Staycation dengan atasannya.

"Ya mungkin seperti itu," ucapnya.

Selama mendapatkan ajakan bujuk rayu tersebut, AD beberapa kali ditawarkan disalah satu tempat bahkan hingga keluar daerah.

"Dia tuh nanya maunya di mana, Karawang ayo, di sini juga ayo, tapi aku gak pernah bilang ayo gak. Di sisi lain aku juga masih butuh, terus takut lama-lama batin tertekan. Jadi lama-lama gak mau," pungkasnya. (Ihsan Fahmi).


Berita Terkait


News Update