"Satu kena tembak di punggung, satu lagi ada luka robek kena pecahan kaca di tangan, sekarang sudah dilarikan ke rumah sakit," tuturnya.
Mengaku Wakil Nabi
Mustofa (60) pria yang melakukan penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga menyebabkan dua pegawai luka-luka ternyata ingin meminta legalitas sebagai wakil Nabi.
"Kalau dari yang bersangkutan seperti itu (minta legalitas MUI sebagai wakil nabi). Ini kan masih awalnya rekan-rekan, kita bersinambungan, belum selesai," kata Hengki Haryadi kepada wartawan, Selasa (2/5/2023) lalu.
