Waspada, BMKG Peringati Gelombang 6 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Laut Jawa

Minggu 01 Jan 2023, 12:54 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi. (ist)

Ilustrasi gelombang tinggi. (ist)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID  - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi berpontensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 1 - 2 Januari 2023.

Itu disebabkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Utara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. Demikian diutarakan Akhmad Taufan Maulana, Koordinator Bidang Humas BMKG di Jakarta, Minggu (1/1/2023).

"Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat  - Barat Laut dengan kecepatan angin angin berkisar 10 - 30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Jawa, perairan Jawa Tengah - Kep. Kangean, perairan selatan P. Jawa -  P. Sumba, perairan Kupang - P. Rotte dan Laut Flores," terang Taufan.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh - Nias, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sunda bagian utara, Selat Ombai - Selat Wetar, perairan timur Bintan, perairan Bangka Belitung, Selat Karimata, perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa bagian barat, perairan utara Jawa Barat, perairan selatan Baubau, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Bitung - Kep. Sitaro, Laut Maluku, perairan utara Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Raja Ampat -  Jayapura, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Jayapura, Laut Seram, perairan selatan Ambon - P. Seram, Laut Banda bagian utara, perairan Fakfak - Kaimana, perairan Kep. Kai - Kep. Aru.

Sedangkan pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.5 - 4 meter berpeluang terjadi di *perairan P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa - P. Sumba, Samudra Hindia Selatan Banten - Jawa Barat, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan utara Kupang - P. Rotte, Laut Natuna, Laut Jawa bagian tengah - timur, perairan utara Jawa Tengah - Kep. Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali - Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar, Laut Flores, perairan selatan Kep. Wakatobi, Laut Banda bagian selatan, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian timur.

Lalu pada gelombang sangat tinggi di kisaran 4 - 6 meter berpeluang terjadi di *Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah - NTT, perairan selatan P. Sawu, perairan selatan Kupang - P. Rotte, Laut Natuna Utara, perairan utara Kep. Anambas - Kep. Natuna, Laut Arafuru bagian barat - tengah.

Potensi gelombang tinggi di beberapa tempat tersebut beresiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi laut.

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (johara)


News Update