Oleh: Muhidin, wartawan Poskota
MENJELANG akhir tahun banyak peramal berseliweran di media sosial untuk memprediksi yang terjadi di bulan Desember ini, dan tahun depan.
Yang mengerikan adalah meramal bencana alam, dan kejadian yang menyeramkam yang menimpa Indonesia. Sang peramal, di antaranya Miyan dan Tigor Otadan anak indigo, dan Albert pembaca kartu tarot.
Miyan meramal akan terjadi bencana pada akhir tahun hingga 2023 mendatang. Dalam ramalannya, dia melihat ada angin besar dan longsor di daerah Bogor.
Pada 2023 hingga 2025, dia juga melihat akan ada tsunami besar di daerah dengan huruf A.
Disebutkan, pada akhir tahun akan terjadi gempa di daerah Jawa Barat yang terasa sampai ke Jakarta. Ramalan itu mengacu pada gempa Cianjur yang menewaskan ratusan korban jiwa.
Sementara Albert, meramal lewat kartu tarotnya bahwa pada akhir tahun 2022 akan terus terjadi bencana alam seperti erupsi gunung berapi hingga longsor.
"Ada banyak bencana alam dari lautan mungkin permukaan laut airnya naik, kalau di daratan seperti longsor, erupsi,'' kata dia.
Lebih menyeramkan lagi ramalan Tigo Otadan, anak indigo asal Kediri, Timur. Hasil terawangannya dia melihat sederet peristiwa tragis terjadi pada tahun 2023.
Ramalannya, mulai dari bencana alam, situasi ekonomi, politik, kriminal hingga selebriti.
Dia menyebutkan akan terjadi PHK besar-besaran, kecelakaan maut dari kalangan selebritis berinisial S.A, M.B dan dua lagi.
Lalu, terjadi penjarahan di mana-mana, senior musik dan pencipta lagu terkenal meninggal dunia, kondisi yang sulit banyak orang yang mengakhiri hidupnya, dan bencana air lebih hebat dari tahun 2022.
Dalam agama Islam, percaya ramalan hukumnya haram. Sebagaimana ditegaskan Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis.
"Kerjaan ramal-meramal itu tentu diharamkan karena kita tidak tahu masa depan kita kecuali Allah, tapi kita punya harapan, punya ekspektasi, punya target diperlukan menjadi cara hidup kita lebih efektif, lebih terarah, Rasulullah sudah melarang untuk kita ramal-meramal itu," kata dia.
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barang siapa mendatangi peramal atau dukun lalu mempercayai apa yang ia katakan (meyakini bahwa dukun dan peramal mengetahui semua yang gaib), maka dia telah kafir terhadap ajaran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad” (HR al-Hakim).
Oleh karena itu, mari kita berdoa agar negeri tercinta kita ini terhindar dari bencana. Aamiin yarabbal alamin ***
