BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Viral di sosial media, pemuda diduga jadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Lippo, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu (9/11/2022) lalu.
Berdasarkan tayangan video yang diterima Poskota.co.id, wajah korban terlihat banyak darah akibat dikeroyok sejumlah orang.
"Saya satu kerjaan, lu kenal? Satu iya, dua orang lainnya nya enggak, saya tinggal di Serang, Pilar," ujar korban dalam tayangan video tersebut.
Menjawab video yang beredar, Kapolsek Cikarang Selatan, AKBP Satirin turut merespon.
Paska kejadian itu, pada malam harinya, jajaran Polsek Cikarang Selatan mendatangi korban bernama Maruf, di sebuah kos Kampung Jati Pilar, Desa Serang, Cikarang Selatan.
Saat dikunjungi, korban belum dapat memberikan keterangan secara gamblang, hal ini dikarenakan ada traumatis yang dirasakan korban.
"Pas saya datang ke sana pun, dia gak banyak mau ngomong karena masih dalam kondisi trauma," ujar AKBP Satirin saat dikonfirmasi, Jum'at (11/11/2022).
Meski demikian, dijelaskan Satirin, pihaknya berkoordinasi dengan kerabat satu kos hingga pihak HRD tempat korban bekerja.
Dimintanya, agar segera membuat laporan ke pihak kepolisian.
Hal ini guna mendapatkan keterangan nyata apa yang dialami korban.
Hingga Jumat (11/11/2022) pihaknya belum mendapatkan laporan dari pihak korban.
"Waktu itu saya sudah pesan sama temen kos dan HRDnya kalo mau lapor segera biar kita buatkan visum, tapi bilang mau diselesaikan internal dulu," jelas AKBP Satirin.
Kendati demikian, dirinya masih berupaya intensif melakukan konfirmasi terhadap rekan dan pihak HRD tempat korban bekerja.
Satirin mengungkapkan, agar besok Sabtu, diharapkan korban dapat segera melapor ke pihak kepolisian.
"Saya komunikasi lagi (dengan kerabat dan HRD), bagaimana caranya saya bisa memberikan keterangan di medsos itu (viral), langkah langkah apa yang akan saya lakukan, dengan apa yang terjadi pada korban," pungkasnya.
