JAKARTA, POSKOTA.CO.ID- Kericuhan awak media dengan sejumlah relawan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat terjadi usai Gubernur Anies menjalani pemeriksaan, pada Rabu (7/9/2022).
Ketua Umum Barisan Indonesia Jaya (Braja) Mohammad Rifky atau Eki Pitung menyesalkan adanya insiden tersebut. Ia yang berada di lokasi pun menegaskan,
bahwa tidak pernah berupaya menghalangi tugas para jurnalis di KPK.
"Malam itu jumlah wartawan yang meliput Pak Anies lebih banyak dari relawan," kata Eki dalam keterangannya, Kamis (8/9/2022).
Eki menduga ada pihak-pihak lain yang membaur bersama wartawan untuk menciptakan kericuhan.
"Saya yang melerai antara yang mengaku wartawan dengan relawan. Relawan tidak ada yang mengganggu wartawan apalagi berniat mericuhkan," kata Eki.
Eki mengatakan, usai memberikan keterangan pers setelah 11 jam berada di ruang penyidik KPK, relawan hanya berupaya membantu Anies membukakan jalan menuju mobilnya.
"Pak Anies kerepotan berjalan karena wartawan terus merangsek," kata Eki yang juga Wakil Ketua Umum Bamus Betawi ini.
Meski begitu, Eki bersyukur meski ada insiden namun tidak sampai berujung kekerasan fisik.
"Sampai Pak Anies sudah keluar dari KPK dan relawan sudah ikut keluar, tiba-tiba ada orang berteriak-teriak. Kita tidak kenal siapa orang itu, apakah relawan Anies atau wartawan," demikian Eki.
Diketahui, kericuhan sempat terjadi ketika Anies Baswedan keluar dari Gedung Merah Putih KPK.
Kericuhan melibatkan sejumlah relawan Anies yang hadir dengan jurnalis yang sedang meliput di KPK. Mulanya, Anies memberikan keterangan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 11 jam.
Sempat terjadi aksi saling dorong antara pewarta dan relawan yang mengerubungi Anies. Sampai akhirnya Anies memasuki mobil dan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.
Beruntung sejumlah petugas keamanan KPK langsung melerai kericuhan tersebut. Petugas meminta agar para pewarta tetap tenang dan meminta para relawan segera meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.
Sebelumnya Anies dimintai kererangan selama kurang lebih 11 jam oleh KPK. Ia dimintai klarifikasi oleh KPK terkait ajang balap mobil listrik Formula E.
Anies berharap keterangan yang ia berikan mampu membuat penyelidikan ini semakin terang benderang.
"Insya Allah dengan keterangan tadi akan bisa membuat menjadi terang," demikian Anies. (deny)
