JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tembok makam Kompi Sogleng yang berlokasi di Jalan Raya Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, menjadi aksi vandalisme orang tidak bertanggung jawab.
Kimung, warga Joglo sekaligus pengurus makam mengatakan, tembok makam Kompi Sogleng yang baru selesai direnovasi itu diketahui telah dicoret dengan menggunakan pilok sejak kemarin.
"Saya tau kemarin malam jam 2 dini hari. Itu saya juga lagi cari tau orangnya siapa (yang mencoret)," kata Kimung kepada Poskota saat dikonfirmasi, Senin (8/8/2022).
Kimung menjelaskan, makam Kompi Sogleng baru saja direnovasi pada April 2022 kemarin. Namun sayangnya, belum 100 persen selesai direnovasi, sudah ada orang yang tidak bertanggungjawab merusaknya.
Makam Kompi Sogleng sendiri bagi peziarah yang datang merupakan makam keramat. Kimung mengatakan bahwa peziarah lah yang sering menyebut bahwa makam tersebut merupakan makam keramat.
"Sejauh ini yang bilang keramat hanya orang-orang yang berdziarah. Sampe saat ini pun gak ada Lebel atau nama makam keramat. Namun cerita lah yang membuat orang menjadi sering disebut keramat," jelas Kimung.
"Dan juga dari sejak saya belon lahir bahasanya dari dulu. Orang kalo punya niat hajat baik ke makam Kompi pasti kejadian. Wallahu alam semua berkat kekuasan Allah melalui wasilah dari makam itu," tambahnya.
Sampai saat ini, Kimung menuturkan bahwa warga Joglo menyebutnya makam Kompi Sogleng, bukan makam keramat.
"Sejauh ini saya berusaha penuh merapihkan makam sebisa dan semampu saya dengan di bantu semua warga Joglo dan Meruya, pribumi atau pendatang, yang begitu peduli sama makam Kompi. Jadi ebih enak ngerawat bareng-bareng," tukasnya.
Saat ini, Kimung masih mencari tau siapa orang yang telah merusak makam Kompi Sogleng itu dengan mencoret tembok yang baru saja direnovasi tersebut.
Marwan (50) warga di sekitar lokasi sangat menyayangkan adanya tembok makam Kompi Sogleng yang dicoret oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu.
Dia mengaku baru melihat coretan itu sejak kemarin. Padahal sebelumnya, makam tersebut masih rapi dan baru saja selesai direnovasi oleh pengurus makam dan warga.
"Itu baru aja direnovasi sama yang biasa ngurus makam. Ya saya sedih sebagai warga Joglo, karena ini kan makam cukup bersejarah ya, harusnya bisa dijaga lah," tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Joglo, Matrullah mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecetan di tembok makam yang telah dicoret oleh oknum tak bertanggung jawab itu.
Pihaknya juga akan melakukan imbauan kepada warga agar sama-sama menjaga dan mengurus makam Kompi Sogleng itu.
"Kita rapihin dulu, sambil imbauan berjalan dan mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap," tandasnya. (Pandi)
