"Cara yang kedua, ciptakan kegiatan-kegiatan yang menarik buat kaum muda, seperti lomba nyanyi, turnamen olahraga, atau yang lainnya," papar dia.
Namun ungkapnya, dari kedua hal tersebut, ada satu hal yang sangat penting dan merupakan panasea yang paling baik untuk dilakukan, yakni kepedulian dan teladan sikap dari orang tua, tokoh masyarakat atau agama, hingga pemerintah sendiri.
"Meski kita tahu belakangan ini kelakuan orang tua dan para tokoh tertentu justru malah kontraproduktif, atau dalam artian memberi teladan negatif. Namun, peran mereka dalam mempengaruhi kaum muda itu sangat besar dampaknya. Jadi, cukup beri contoh yang baik, positif, namun tetap dalam koridor yang mereka mau, itu pasti berhasil," terang dia.
Sebab, jelas Hubertus, generasi muda adalah kelompok yang belajar dari para pihak yang lebih tua, entah itu hal-hal yang baik secara normatif maupun hal-hal buruk.
"Mungkin hal negatif dalam kasus ini, yakni pesta miras yang terjadi bisa saja itu terinspirasi oleh pabrik bir yang menjadi sponsor event nasional atau internasional. Namun, sudah watak dasar manusia sejak zaman Adam dan Hawa adalah senang dan bangga dengan pelanggaran," tutup dia. (Adam).
