RUSIA, POSKOTA.CO.ID – Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dapat bertemu, dan tidak pernah menolak pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Hanya saja, Peskov menyampaikan bahwa pertemuan presiden Rusia-Ukraina butuh perjanjian tertulis yang khusus dibuat antara kedua negara.
"Tidak, Putin tidak pernah menolak (kemungkinan pertemuan dengan Zelensky) Putin tidak pernah mengesampingkan pertemuan seperti itu dan pertemuan ini, ya, secara hipotesis itu mungkin," kata Peskov kepada saluran TV Rusia-1, dikutip dari TASS pada Senin (4/4/2022)
"Namun untuk itu (pertemuan) itu terjadi, perlu ada dokumen tertentu yang dihasilkan oleh kedua delegasi. Bukan seperangkat ide tetapi dokumen tertulis tertentu. Kemudian akan tiba saatnya untuk pertemuan seperti itu," tambahnya menekankan.
Menanggapi pertanyaan apakah Rusia dapat yakin bahwa Ukraina akan menerapkan perjanjian bilateral baru, sekretaris pers Putin itu mengatakan bahwa Kremlin sudah pernah mengalaminya.
"Kami memiliki pengalaman ini (Ukraina tidak memenuhi kewajibannya - TASS), kami mengingatnya, mengingat dengan baik dan bertindak sesuai,” kata Peskov.
Akhir-akhir ini, Turki sedang membicarakan rencana untuk mengadakan pertemuan antara Putin dan Zelensky. Pada 1 April, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa mengorganisir pertemuan semacam itu tetap menjadi prioritas bagi Turki.
Namun pada hari yang sama, Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan bahwa sulit untuk menyebutkan tanggal tertentu untuk pertemuan itu, karena situasinya terus berubah.
Erdogan bersikeras untuk mempertemukan Putin dan Zelensky dalam satu meja, ia sudah juga menghubungi keduanya. Jubir Kremlin mengatakan bahwa Putin tidak pernah menolak permintaan semacam itu. Hanya saja, pertemuan presiden Rusia-Ukraina butuh perjajian tertulis. (Firas)
