Nah Lho Kok Bisa? 66,3% Masyarakat Indonesia Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Kamis 03 Mar 2022, 22:44 WIB
Presiden Joko Widodo. (foto: biro pers)

Presiden Joko Widodo. (foto: biro pers)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tercatat selama tiga tahun terakhir, LSI (Lembaga Survei Indonesia), melakukan jajak pendapat yang mencakup 34 provinsi di Indonesia.

Salah satunya, jajak pendapat mengenai kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo atau yang dikenal Jokowi.

Responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Juni 2021.

Sebanyak 296,982 responden yang terdistribusi secara acak di seluruh Indonesia pernah diwawancarai secara tatap muka langsung dalam rentang 3 tahun terakhir.

Secara rata-rata, sekitar 71% di antaranya memiliki nomor telepon.

Jumlah sampel yang dipilih secara acak untuk ditelpon sebanyak 12,613 data, dan yang berhasil diwawancarai dalam durasi survei yaitu sebanyak 1.197 responden.

Ada yang menjadi perhatian di tengah kelangkaan tempe, minyak goreng, dan BBM yang naik.

Ternyata tak menyurutkan kepuasaan publik atas kinerja Jokowi yang tersisa dua tahun lagi menjabat.

Menurut data yang dilaporkan LSI dalam pertanyaan secara umum, terdapat tiga kategori tingkat kepuasaan, yaitu sangat puas sebesar 7,5 %, cukup puas 58,8 %, kurang puas 23,7%, 6,2% tidak puas sama sekali dan 3,8% tidak menjawab.

Bila disimpulkan mayoritas cukup dan sangat puas atas kinerja presiden yang dijuluki Bapak Infrastruktur itu meraih 66,3%.

Diikuti presentase kurang puas dan rasa tidak puas sama sekali sebesar 29,9%.

Lantas apa yang membuat kinerja presiden Jokowi masih dipercaya masyarakat?

Kemungkinan besar ini didasari atas kesuksesan event bergengsi tanah air dan internasional, yaitu Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, dan Annual Meeting IMF-World Bank 2018, PON Papua XX 2021 hingga Indonesia sebagai Presiden G20 Indonesia.

Meski dinilai memperoleh presentase tinggi kepuasaan kinerja.

Jokowi sempat mengalami penurunan kepuasan menurut grafik dari data “Tren Puas Atas Kinerja Presiden”.

Pada Februari 2022, sebanyak 66, 3% cukup puas. Dimana sebelumnya pada Desember 2021, berada di angka 71,4%.

Presentase terendah sempat terjadi di posisi  40,7% pada Juni 2015 silam.

LSI yang melaporkan pada kegiatan Rilisan Survei Nasional pada Kamis (3/3/2022), mayoritas merasa puas dengan kinerja Jokowi hampir di setiap kelompok demografi dan wilayah.

Kepuasaan lebih rendah di kelompok etnis Betawi 39,6%, Minang 29,5%, dan Melayu 45,7%.

Sedangkan tingkat kepuasaan tertinggi berada di etnis Madura 83,2% dan Batak 81,6%.

Kemudian dilanjutkan etnis Jawa 40,2%, Sunda 67,3%, Bugis 56,8% dan lainnya 69,2%.

Kepuasan pada Presiden Joko Widodo saat ini cukup tinggi, mayoritas puas dengan kinerja presiden.

Meski puas, mayoritas tetap setuju bahwa Pemilu 2024 untuk mengganti pemimpin nasional tetap diadakan dan menolak perpanjangan masa jabatan. (cr03)
 


Berita Terkait


News Update