Menaker Ida Fauziyah Sebut Pencairan JHT Dikembalikan ke Permenaker 19/2015

Kamis 03 Mar 2022, 23:49 WIB
Menaker Ida Fauziyah.(Humas Kemnaker )

Menaker Ida Fauziyah.(Humas Kemnaker )

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Terkait arahan Presiden Jokowi tentang tata cara persyaratan dan pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) yang perlu dipermudah.

Menaker Ida Fauziyah kembali menegaskan, Kementeriannya sedang  memproses revisi Permenaker No. 2 Tahun 2022. 

Pada prinsipnya, ketentuan tentang klaim JHT sesuai dengan aturan lama, bahkan dipermudah. 

Sebagai upaya untuk mempercepat proses revisi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini aktif melakukan serap aspirasi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Kemnaker juga secara intens berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kementerian/Lembaga terkait. 

"Kami sedang melakukan revisi Permenaker No.2 tahun 2022, insyaallah segera selesai. Kami terus melakukan  serap aspirasi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta secara intens berkomunikasi dengan Kementerian/Lembaga." tegas Menteri Ida, Rabu (2/3/2022)

Sebagaimana diketahui bahwa Permenaker No.2 Tahun 2022 belumlah berlaku efektif.

Oleh sebab itu, Permenaker 19/2015 sebenarnya masih berlaku saat ini.

Dengan demikian Pekerja/Buruh yang ingin melakukan klaim JHT dapat menggunakan acuan Permenaker yang lalu, termasuk bagi yang terkena-PHK atau mengundurkan diri. 

"Perlu saya sampaikan kembali bahwa Permenaker lama (No. 19/2015) saat ini masih berlaku dan masih menjadi dasar bagi teman-teman pekerja/buruh untuk melakukan klaim JHT. Tidak terkecuali bagi yang ter-PHK maupun mengundurkan diri tetap dapat klaim JHT sebelum usia pensiun." jelas Menteri Ida Fauziyah.

Lebih lanjut, saat ini juga sudah mulai berlaku Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP bagi mereka yang ter-PHK.


Berita Terkait


undefined
Opini

Tarik Ulur Aturan Pencairan JHT

Jumat 04 Mar 2022, 06:00 WIB

News Update