Mereka adalah Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan yang merupakan capres dari Partai Gerindra, dan Airlangga Hartanto sebagai Menko Bid. Perekonomian yang merupakan capres dari Partai Golkar.
"Bukan memihak, tapi perlu kita akui Prabowo dan Airlangga tidak pernah mengunakan predikat kementeriannya untuk politik pribadi mereka, padahal mereka sah diusung partainya masing-masing. Ini yang perlu di contoh para menteri yang lain, jangan manuver ngak karuan, tapi kerjaan ngak beres," kritiknya tegas.
Kang Tamil mengatakan bahwa masih ada dua tahun sebelum 2024 dan Indonesia butuh perbaikan fundamental setelah diserang virus covid19.
Dirinya menyarankan Jokowi mengunakan parameter 'key performance indeks' untuk mengevaluasi para menterinya agar laju kinerja pemerintah menjadi lebih baik.
"Pesan saya, jangan karena ingin terlihat netral, justru Jokowi merusak citra nya sendiri. Gunakan saja 'kpi' objektif, dan reshuffle menteri yang bisanya hanya merusak," tutupnya. (Kontributir Banten/ Muhammad Iqbal)
