Remix Suara Azan, Stasiun Televisi Korea Mnet, Dikecam Warganet

Kamis 09 Sep 2021, 19:15 WIB
Poster Street Woman Fighter. (instagram/@streetwoman_fighter)

Poster Street Woman Fighter. (instagram/@streetwoman_fighter)

SEOUL - Stasiun televisi Korea Mnet kembali membuat ulah hingga dikecam warganet internasional.

Pasalnya salah satu tayangan dalam program barunya dianggap tidak menghormati Islam.

Dilansir Kamis, (9/9/2021), Mnet menggunakan suara Azan, yang merupakan panggilan sholat untuk umat muslim dalam pengenalan program “Street Woman Fighter”.

Akibat hal ini, Mnet didesak warganet Internasional untuk meminta maaf.

Banyak warganet mengungkap rasa frustasi mereka pada praktik keagamaan yang digunakan untuk tujuan estetika. 

Warganet menganggap Mnet terlalu sembrono dalam mengambil budaya. Warganet pun segera menaikkan trending hastag Mnet Aplogize di Twitter. 

"Kenapaa harus adzaann kami?," komentar warganet di Twitter. 

"Adzan it panggilan dari tuhan kita, kenapa lu pake suara adzan buat mendukung drama lu," sahut lainnya. 

"ini gimana caranya biar mnet kapoookkkk! heran nih sama uleerr satuu," timpal warganet. 

Terlepas dari kontroversi lagu tersebut, ini bukan pertama kalinya Mnet atau perusahaan K-pop menyenggol budaya muslim.

Hal ini pernah terjadi beberapa kali di masa lalu. Fakta ini akhirnya menyebabkan frustasi publik. 

Sekadar informasi, berdasarkan penelusuran, lagu yang digunakan dalam urutan pengenalan program Mnet tersebut.

Lagu tersebut berjudul Azan oleh band Inggris LOSERS.  

Azan dirilis pada 2010 dalam album Beautiful Losers.

Kekinian Mnet sudah meminta maaf atas kontroversinya tersebut.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Mnet akan mengunggah ulang video pengenalan program dengan mengganti soundtrack musiknya. 

"Atas nama tim produksi Mnet Street Woman Fighter, kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus terkait soundtrack yang digunakan dalam pembukaan episode pertama Street Woman Fighter," tulis Mnet dalam unggahan Instagram @mnet_dance.

"Lagu tersebut merupakan soundtrack elektronik yang terdaftar resmi di situs streaming resmi. Tim produksi berpendapat bahwa suara elektronik dari lagu tersebut cocok sebagai musik latar program. Kami tentu tidak memiliki niat lain," pungkasnya. (cr07)


Berita Terkait


News Update