JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Banjir kembali melanda wilayah kabupaten di Provinsi Gorontalo, satu jembatan rusak dan sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) atau 238 jiwa menjadi korban.
Sebelumnya banjir pernah terjadi di beberapa desa yang berada di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara pada awal September 2021 lalu.
Kali ini banjir terjadi di dua desa yang berada di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, sejak Rabu hingga Kamis (10/9/2021).
Abdul Muhari, Ph.D. Plt., Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya Kamis (10/9/2021) mengatakan, hujan intensitas tinggi memicu banjir yang melanda dua desa, yaitu Desa Cendana Putih dan Ilohuuwa.
"Sebanyak 60 KK atau 238 jiwa terdampak dan satu jembatan terpantau rusak akibat banjir. Tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut," terang Abdul Muhari.
Ia menambahkan pemutakhiran data kaji cepat masih dilakukan oleh BPBD setempat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango menginformasikan hujan deras terjadi sejak dini hari, pukul 04.00 hingga 10.00 WITA.
BPBD Kabupaten Bone Bolango telah melakukan penanganan darurat dengan melakukan distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak.
"Mengantisipasi potensi banjir di wilayah itu, BPBD bekerja sama dengan pemerintah desa menyiapkan balai desa yang dapat sewaktu-waktu dapat digunakan sebagai pos pengungsian," tutur Abdul Muhari.
“Belum ada warga yang dievakuasi, tetapi kami telah menyiapkan balai desa setempat untuk tempat evakuasi sementara,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bone Bolango Anita.
Di samping itu, para petugas BPBD yang dibantu instansi terkait lain, seperti TNI, Polri, dinas sosial, Tagana, aparat kecamatan dan desa, melakukan pembersihan material sampah yang terbawa oleh banjir tersebut.
