POSKOTA.CO.ID - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendukung kegiatan civitas akademika Universitas Budi Luhur yang berencana menggelar touring Jakarta - Mandalika pada Agustus 2021.
Menggunakan motor listrik dengan tampilan sportbike karya anak bangsa, Budi Luhur Sport Electric Vehicle/BL SEVO1, hasil kolaborasi Universitas Budi Luhur bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Katros Garage.
"BL SEV01 telah diuji coba di Sirkuit Internasional Sentul pada April 2021, dengan teknisi dan tenaga dari kalangan akademisi Universitas Budi Luhur. Memiliki kecepatan hingga 140 Km/jam," ujar Bamsoet.
"Menandakan bahwa anak bangsa bisa menghasilkan kendaraan listrik secara mandiri. Sekaligus menandakan dimulainya era migrasi penggunaan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik," tambahnya.
Ketua MPR RI ini menjelaskan, rute touring Jakarta - Mandalika yang dilalui antara lain Jakarta - Cirebon - Semarang - Klaten - Madiun - Surabaya - Situbondo - Ketapang.
Kemudian menyeberang ke Pulau Bali melanjutkan rute Gilimanuk - Singaraja - Denpasar - Padang Bay.
Selanjutnya menyeberang ke pulau Lombok, melanjutkan rute Mataram dan finish di Sirkuit Internasional Mandalika.
"Selain menguji endurance BLSEV01, touring tersebut juga harus dijadikan momentum mengedukasi dan memotivasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan ramah pengeluaran," jelas Bamsoet.
"Sekaligus mempromosikan potensi pariwisata dan berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo di berbagai daerah yang dilalui selama touring," imbuhnya.
Bamsoet juga mengapresiasi keseriusan Universitas Budi Luhur dalam mengembangkan kendaraan listrik.
Salah satunya dengan mendirikan Pusat Studi Kendaraan Listrik (PSKL), sebagai katalisator interdisiplin ilmu untuk bersinergi melakukan berbagai kajian terkait pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Terima Rektor Universitas Budi Luhur, Bamsoet Apresiasi Universitas Budi Luhur Kembangkan Kendaraan Listrik. (foto/IMI)
Fokus arah kajiannya antara lain pada komponen, prototipe, hingga penunjang pengembangan kendaraan listrik.
"Tidak heran selain mengembangkan BLSEV01, Universitas Budi Luhur juga telah melahirkan berbagai kendaraan listrik yang membanggakan.
"Antara lain mobil listrik BLITS, hasil kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Telah digunakan dalam event PLN BLITS Explore Indonesia 2018, touring keliling Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan jarak tempuh mencapai 20.000 Km," tutur Bamsoet.
Bamsoet juga menambahkan, kendaraan listrik lainnya, Neo BLITS, hasil kolaborasi dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Memiliki kapasitas motor 20 Kw, baterai 72 volt, 70 Kwh, kecepatan maksimal 110 Km/jam, jarak tempuh maksimal hingga 250 Km dan waktu pengisian baterai 10 hingga 12 jam.
"Universitas Budi Luhur juga telah mengembangkan motor listrik Budi Luhur 40 Electric Motorcycle BL EC - 40, kolaborasi dengan Katros Garage.
"Memiliki spesifikasi kapasitas motor 9500 watt, baterai 15 Kwh, daya angkut maksimal 200 Kg, kecepatan maksimal 190 Km/jam, jarak tempuh maksimal hingga 160 Km dan waktu pengisian baterai hingga 6 jam," terang Bamsoet.
Selain itu, Universitas Budi Luhur juga membuat Budi Luhur Chargo Electric Vehicle/BL CEV 01.
"Motor ini memiliki spesifikasi kapasitas motor 1.200 watt, baterai 60 volt, 90 Ah, daya angkut maksimal 150 Kg, kecepatan maksimal 50 Km/jam, jarak tempuh maksimal 150 km, waktu pengisian baterai 8-10 jam serta transmisi 3 speed," pungkas Bamsoet
