JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tim bulutangkis Indonesia terus meningkatkan konsistensi penampilan sebelum penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.
Pesta olahraga empat tahunan yang sempat ditunda selama satu tahun karena pandemi Covid-19 ini rencananya akan dihelat pada Juli mendatang.
Tim bulutangkis Indonesia yang meloloskan tujuh wakil juga sudah bersiap menyambut gelaran tersebut. Tak terkecuali sektor tunggal putra yang memastikan dua wakil, yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Kepala pelatih tunggal putra Pelatnas PBSI, Hendry Saputra Ho, mengungkapkan program persiapan ke Olimpiade sudah berjalan sejak dua bulan lalu.
Hendry mengatakan sejak dua bulan lalu itu fokus dalam peningkatan fisik, stamina, power, strength, dan kecepatan.
"Semua sudah kita jalankan dan akan terus berjalan sampai kira-kira dua minggu sebelum keberangkatan nanti," ujar Hendry dalam rilis PBSI yang diterima Poskota, Sabtu (5/6/2021).
"Sejauh ini saya lihat hasilnya cukup bagus dan harusnya on target dengan kondisi yang kita mau. Nanti ketika hari berangkat dan tiba di sana juga sudah dalam keadaan baik, hasil latihan juga sudah baik," lanjutnya.
Hendry mengatakan bahwa ia tidak melihat terlalu banyak kekurangan yang ada pada pemainnya. Dia hanya fokus pada peningkatan teknik dan mental di program latihannya ini.
"Kita ingin tingkatkan di teknik dengan cara mainnya, strateginya, pola pikir, dan juga mentalnya. Untuk mental saya kira itu yang paling penting karena mereka sudah cukup lama tidak bertanding. Makanya nanti seperti rencana PBSI yang akan menggelar simulasi, itu sebuah harapan supaya kita bisa tahu dimana kondisi keadaan mental mereka," kata Hendry.
Tidak bertanding dalam waktu relatif lama diakui Henry cukup memengaruhi keadaan. Tetapi Hendry berusaha menyiasatinya.
"Kalau untuk masalah sudah lama tidak bertanding, memang akhirnya kita menyiasati dengan konteks pola latihannya saja. Kita coba disamakan seperti pertandingan nanti. Juga di simulasi jadi kita bisa lihat kondisi mereka dan dampaknya apa nanti," jelas Hendry.
PBSI sendiri sudah menyiapkan pertandingan simulasi sebagai ajang pemanasan para atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 pada 18-19 Juni di Pelatnas Cipayung. Untuk format simulasi akan segera diumumkan. (cr04)
