LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Jenazah Hilman Mubarok (16) akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan, di Sungai Cisangu, Kampung Bojongneros, Desa Banjarsari, Kabupaten Lebak Banten, Minggu (4/4/2021).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan hilang terbawa arus sungai Cisangu yang meluap pada Sabtu Sabtu (3/4/2021).
Ketua Tagana Kabupaten Lebak. Irwan Hermansyah mengatakan jenazah korban ditemukan kurang lebih satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan tenggelam.
"Jasad korban ditemukan sekitar satu kilometer di tempat saat pertama tenggelam pada pukul 8.20 pagi tadi," kata Irwan saat dihubungi Pos Kota melalui telepon selulernya.
Irwan mengungkapkan, korban ditemukan pertama kali oleh anak - anak yang tengah berenang di Sungai Cisangu. Jasad terinjak kaki kemudian timbul ke permukaan.
"Tim SAR yang mendapatkan laporan, langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban," ungkapnya.
Irzan menyebut bahwa saat ini jasad korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
"Hasil musyawarah keputusan keluarga, jasad korban untuk dibawa ke rumahnya," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 personil gabungan Tim Sar dikerahkan guna mencari Hilman Mubarok (16) seorang santriawan yang dilaporkan hilang tenggelam dialiran sungai Cisangu, Kampung Bojongneros, Desa Banjarsari, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (3/4/2021) kemarin.
Hilman yang diketahui merupakan salah satu santri dari Pondok Pesantren Alquran An Nawiyah, Kampung Bojongneros, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, itu hilang terbawa arus aliran sungai Cisangu yang saat itu tengah meluap, ketika berenang bersama teman-teman santri lainnya. (kontributor banten/yusuf permana)
